It's Fun to be Teen (1)


Bekerja di kantor media sungguh menyenangkan. Berprofesi sebagai jurnalis media remaja juga banyak tantangan. Jurnalis tak melulu serius mencari berita, mengolah lalu menuliskannya. Kadang-kadang menjadi jurnalis itu kita bisa mendapat privilege untuk melakukan hal-hal yang tak biasa. Aku pernah bergabung dengan Majalah Teen (yang dulunya Fantasi, lalu kini menjadi Wonder Teen) yang mengulik segala hal tentang remaja termasuk dunia hiburannya. Karena pembaca majalah ini sebagian besar adalah cewek, tentu gaya hidup remaja cewek tak boleh dihindari. Memberikan halaman tentang fashion adalah wajib.

Majalah Teen punya ikon sendiri saat berbicara tentang fashion, yaitu Teen Icon. Beberapa kali juga kami mengundang artis idola remaja untuk pemotretan di studio kami. Nah, ini dia privilege yang aku maksud. Kami bisa masuk dan keluar studio, membuat tema-tema seru untuk pemotretan dan meminjam wardrobe sesukanya. Saat itu kebetulan tema kami adalah lalu lintas. Properti dan wardrobe sudah disediakan di dalam studio. Pemotretan akan berlangsung sepanjang hari. Agar tidak jenuh, kami pun ikut bergaya ala model dan menjamahi setiap sudut studio demi bersuka ria bersama. Sudah kubilang kan bekerja di kantor media itu menyenangkan. Apalagi media remaja. Kita tak akan pernah tua.





Inilah keceriaan kami memanfaatkan properti di kantor majalah Teen. Senangnya menjadi bagian dari Teen. It's fun to be teen guys.

0 komentar: