Petikan Komik 5 Cm.

Foto dipinjam dari goodreads.com
Setelah lebih dulu membaca novel, lalu menonton filmnya, aku pun tertarik membaca komik 5 Cm. Sebenarnya isinya sama saja, tetapi wahana yang berbeda membuat kisah 5 Cm. diurai berbeda. Berikut ini petikan di komiknya yang sebenarnya ada di novel dan dialog di filmnya.


Kita terlalu sering bersama, sampe udah lupa gimana rasanya sendirian. Sesekali kita perlu keluar dari ruang nyaman kita.

Teman-teman, malam ini kita berpisah untuk bertemu lagi. Selalu bersama dalam hari, walau jarak memisahkan, sampai kita tua nanti, ingatlah akan hari ini. Ya, ingatlah hari ini!

Kita akan berdiri di atas awn dan menyentu atap langit-langit.

Taruh pucuk itu di depan kita, jangan lepaskan! Yang kita perlukan adalah kaki yang berjalan lebih jauh dan tangan yang berbuat lebih banyak. Leher yang akan lebih sering melihat ke atas. Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya. Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja. Hati yang akan bekerja lebih keras lagi. Serta mulut yang akan selalu berdoa.
Cerita itu harus diungkapin kecuali oleh orang yang terlalu mencintai diri sendiri.

Belum pernah ada bukti nyata dalam angka yang bisa dipecahkan ilmu pengetahuan, tentang bagaimana keajaiban sebuah impian, persahabatan, cinta, dan keyakinan bisa membuat begitu banyak perbedaan yang mengubah kehidupan manusia. Hanya impian dan keyakinan yang bisa membuat manusia berbeda dengan makhluk lain. Dan setiap kali impian dan cita-cita muncl, letakkan di depan kening kita, jangan menempel
biarkan menggantung 5 cm di depan kening supaya dia tidak terlepas dari mata kita. Dan yang bisa dilakukan seorang manusia terhadap mimpi dan keyakinannya adalah ... ia hanya tinggal mempercayainya.

0 komentar: