In Story Land

(Latepost) Seperempat Baya di Persinggahan Ancol

Oktober baru saja berlalu. Tapi ada banyak hal membahagiakan yang hadir di Oktober tahun ini. Senang, berkesan, dan tak terlupakan.

Sebagai seorang Libra yang sangat sociable, memperluas ruang pertemanan adalah anugerah paling indah. Dan makin ke sini, lingkaran pertemananku semakin meluas. Di Oktober ini aku punya banyak teman baru. Mereka ini memang 'teman kemaren sore', tapi rasanya berasa sudah kenal lama. Mereka adalah teman ngetrip ke Pulau Pari September lalu. Keseruan bersama mereka tidak hanya berakhir saat trip Pari berakhir. Kami masih lanjut nongkrong beberapa kali.

Apalagi.... ada yang mengejutkan.

Saat malam seperempat bayaku.

Suatu malam tanggal 7 Oktober 2013, kami mau wisata malam di Ancol dengan Avanzano milik Junisatya. Memang tidak semua hadir, tapi tidak mengurangi kehebohan sekumpulan bocah ini. Mobil meluncur ke Ancol sekitar pukul 23.00. Sudah malam sekali, ya. Dan jujur, baru kali itu aku ke Ancol larut malam. Suasananya enak, sepi, dan tenang. Kami mendarat di Pantai Karnaval. Kami heboh-hebohan di pantai berpasir putih sebelah Backstage Cafe. Lampu-lampunya terlihat cantik. Ancol jadi damai banget kalau dinikmati malam hari. Absurd sungguh.





Lalu, sebelum 00.00 kami nongkrong di Backstage Cafe yang kebetulan sedang ada live music. Aku seperti diarahkan untuk duduk di sana, padahal kan tidak berniat makan sama sekali.

Eh...

Aku curiga sama Junisatya yang mulai main kode-kodean sama Teteh. Pasti sedang merencanakan sesuatu. Jangan-jangan mau melempar aku ke laut tengah malam buta. (angan-angan lebay mulai merasuk).
Tepat 00.00, pergantian hari, live music berganti jadi lagu Jamrud, Selamat Ulang Tahun. Kupikir tuh lagu buat siapa. Eh, malah penyanyinya mendekat. Waitress datang bawa cake cokelat dengan lilin menyala berangka 2 dan 5, dan di atasnya bertuliskan "Happy Birthday Hanum". Eaaa...












Ini sukses bikin aku terharu, lho. Baru kali ini dapat surprise seniat ini, di Ancol tengah malam buta lagi. Niat semula kan cuma nongkrong biasa dengan mengambil suasana berbeda. Dan kemudian, aku menyadari: Ya ampuuuunn,,, umurku sudah seperempat abad?


Seperempat baya di Backstage Ancol? Baru pertama bersama orang-orang baru. Siapa yang menyangka, sih, ada cake cokelat disiapkan Junisatya, lalu kado manis dari yang lainnya (Teteh, Ipin, Vina, Dewi, dan Kiki). Aku sampai tidak bisa berucap terima kasih lagi. Malam itu unforgotable moment.





Tidak berakhir di situ saja, usai mencicip-cicip kue, kami jalan-jalan dulu di jembatan Ancol. Ada tiang-tiang lampu yang remang-remang, tapi bagus juga untuk dijadikan objek foto. But, there, I got any surprise from Junisatya. Aku dapat jam tangan retro dengan gambar Menara Eiffel di dalamnya. Asyik. Wah malam itu aku kebanjiran hiburan.. Alhamdulillah. Senangnya menghabiskan waktu bersama mereka ini.



Terima kasih semuanya. Terima kasih untuk kado, segala doa, dan ucapannya.

Related Articles

1 komentar:

  1. ah kirain apaan. cupuuuu lu wkwkw

    ReplyDelete