Pasar Apung, Ah Poong, Terapung(?)

Sudah ada yang pernah ke Pasar Ah Poong?

Dua tahun lalu adalah kali pertama aku mengunjungi tempat ini. Dan setelah itu, makin banyak aneka restoran dan jajanan yang di sana. Aku pun tak pernah bosan mengunjungi tempat itu.

Ah Poong malam hari.
Ah Poong, yang aku dan teman-teman ketahui, mempunyai konsep sebagai pasar terapung (penjual dan pembeli berada di atas perahu. Memang ada aliran sungai yang mengaliri di tempat yang lebih menyerupai foodcourt ini. Ada resto berbagai macam kuliner nusantara dan ada juga beberapa menu luar.

Alasan temanku merekomendasikan tempat ini, salah satunya adalah karena pemandangan yang indah di sekitarnya. (Teman-teman yang hobi fotografi jangan sampai nggak ke sana, ya). Kami juga ingin melihat pasar apungnya, selain ingin menikmati kuliner yang ada di sana.
Ada sungai yang cukup indah mengalir di sepanjang Ah Poong berdiri.

Ah Poong siang hari

Namun ketika kami sampai di sana, "Eh, kok, nggak ada pasarnya?"
"Cuma tempat makan aja, nih?"
"Eh, bagus, nih, foto di sini (jembatan), di sana juga ya."

Ya, kami semua suka difoto.



Eitts, tunggu! Di mana pasarnya?
Sepertinya, konsep pasar apungnya belum terealisasi. Entah karena apa. Ada kok perahu yang jual buah-buahan. Tapi cuma 1 dan bukannya mengapung, malah tertumbuk di pinggir kali buatan itu. Selebihnya, yang ada malah perahu-perahu untuk wisata serta sepeda air.
Kini, di beberapa sudut sudah ada restoran seperti resto Jepang, resto Sunda, dan resto campur-campur.

Ada taman iptek di sini, terutama yang doyan dengan Fisika, tentunya tidak akan melewatkan bermain di taman ini. Ada telepon pipa, ada pemancar suara, ada robot Transformer, ada besi penguras air, dan lain-lain.











Seru yang pasti. Ada bedeng-bedeng warna-warni juga yang mewakili hidupnya warna di tempat ini.
Sangat tepat untuk pelarian dari panas Jakarta. Tinggal keluar tol Sentul Selatan, langsung menuju Sentul City. Cuma 1 jam kok dari Jakarta. Tidak susah kan?

0 komentar: