In Journey Land Video Land

Playing with Dolphins in Maratua Ocean, Derawan Islands




Sungguh menakjubkan bisa melihat gerombolan lumba-lumba, bukan di atraksi kolam renang, melainkan langsung di perairan tanpa batas. Lumba-lumba pintar yang baik hati  di perairan Maratua, Kepulauan Derawan, muncul ke permukaan menyapa kami. Sekawanan lumba-lumba ini tampak girang mengiringi perahu kami yang melaju ke Pulau Maratua. Mereka berenang meliuk-liuk, melompat, berselancar dengan meriah. Badannya yang besar dan licin memang bergerak cepat. Mereka memperlihatkan bahwa mereka adalah penguasa perairan itu. Mereka muncul untuk menjamu. Kami adalah tamunya. Entah berapa jumlahnya, ramai sekali mengelilingi perahu kami, mengantarkan kami ke pulau yang dituju.


Lumba-lumba adalah binatang periang, senang bermain, dan binatang pelindung. Aku baru kali ini melihat populasi lumba-lumba yang sungguh banyak. Badannya yang lentur melompat indah berhamburan di permukaan laut. Senang bisa berkenalan dengan mereka. Senang pula mereka menerima kami dengan sumringah.



Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

In Journey Land Photography Land

Pesona Teluk Tomini di Jari Sulawesi


Tak pernah kusangka, aku berdiri di sana, di sebuah teluk terbesar di Indonesia, Teluk Tomini di jari Sulawesi.

Tidak semua orang bisa dengan mudah mencapai tempat ini. Tidak gampang pula untuk ke sana. Perjalanan laut, darat, dan udara butuh waktu berjam-jam. Dan kesempatan itu datang padaku awal Januari lalu. Aku bisa melihat laut di belahan timur Indonesia tertata dengan langit. Pagi, siang, sore, dan malam.

Ke mana pun mata memandang, yang terlihat adalah perairan. Yang tampak hanya garis cakrawala, langit dengan gugusan awan kala siang dan taburan bintang saat malam datang. Jauh, jauh, lepas. Bukan samudera, melainkan hanya teluk. Aku jadi sangat kecil berada di sana.

Kepulauan Togean menjadi salah satu pesonanya. Kepulauan yang belum terjamah banyak orang tapi segudang keindahan berkilauan di sana. Pulau-pulau lain, Pulau Una-Una dengan gunungnya yang masih aktif dan konon keramat, Pulau Batulada, Pulau Talatakoh, Pulau Waleakodi, dan Pulau Waleabahi memperkaya Teluk Tomini dari berbagai sisi bidang kelautan. Jutaan jenis ikan, terumbu karang, kejernihan air menjadikan Teluk ini menjadi Taman Nasional di Indonesia.

Teluk Tomini bukannya tak berpenghuni. Ada suku yang masih tergolong primitif (dari sudut pandang kaum urban) yang menjaga alam lautnya. Suku Bajo yang dengan setia tinggal di beberapa titik pulau dan menghabiskan hari-hari mereka di atas sebuah sampan berkeliling laut Sulawesi. Patutlah kita berterima kasih pada mereka. Meski masih asing dengan tata kehidupan yang penuh norma, mereka punya caranya sendiri untuk hidup dan berinteraksi. Punya caranya sendiri pula untuk tahu banyak hal tentang laut. Punya cara sendiri juga untuk mengetanui keadaan alam lautnya.





Di kapal Tuna Tomini

Kampung Bajo

Photos were taken by my travel partner, Mas Masrur, Mas Sandi :)

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments