Footwear in Everywhere




To be happy, it first takes being comfortable being in your own shoes. The rest can work up from there. -Sophia Bush

Aku bukan penggila sepatu. Dan, aku juga bukan pengoleksi sepatu keren. Namun, buatku alas kaki menjadi elemen yang sangat penting. Memiliki hobi sebagai tukang jalan alias traveler, tentu aku harus punya sesuatu yang nyaman untuk dikenakan. Nggak perlu gegayaan, nggak perlu terlihat mencolok. Dengan sepatu nyaman, perjalanan juga akan terasa aman. Nggak mau, kan, di tengah jalan kita ngeluh karena kaki sakit, heels terlalu tinggi, atau sepatu terlalu kaku hingga membuat kaki lecet?!

Dari dulu aku penyuka jalan-jalan. Rasanya kaki ini tidak mau diam. Bagiku, sepatu atau sandal tidak hanya sekadar fashion item yang wajib diperhatikan perempuan. Sepatu adalah gaya dan sepatu adalah cerminan diri sendiri. Untuk itu, aku nggak akan main-main dalam memilih sepatu.

Mari kita sesuaikan sepatu dengan kondisi perjalanan, ya. Tampil keren itu harus. Namun, berdiri dengan nyaman itu lebih utama.

Mengutip kata Cinderella : Shoe can change your life.

Dan, ini benar. Alas kaki dapat mengubah hidupmu, menjadi sumringah, lebih ceria, dan ada rona bahagia. Mengapa? Sepatu menjadi pelengkap dalam penampilan kita. Oleh sebab itu, sesuaikan alas kakimu dengan kondisi. One last touch of your feet, you change your brand image.

Inilah aku di berbagai lokasi dengan bermacam situasi.

  • Flat Shoes
Flat shoes adalah favoritku. Berbahan kulit, berbahan suede, asalkan tapaknya tipis, aku tentu menyukainya. Sepatu jenis ini biasa kupakai untuk kegiatan sehari-hari; berangkat kuliah, pergi ke kantor, meeting dengan klien, bahkan sekadar hangout dengan teman-teman.

Karena, bentuk flat shoes itu sama, apalagi untuk cewek, aku lebih mencari flat shoes yang bermotif unik atau warna cerah. Siapa bilang flat shoes tidak bisa dipakai saat traveling? Untuk perjalanan susur kota, tempat-tempat keramaian, atau kuliner, aku biasa mengenakan flat shoes. Tentu saja dengan memilih flat shoes yang pas di kaki.

Flat shoes saat ke Pasar Ah Poong, Sentul City.

Motif bibir dan lipstik. Lucu! (cek instagramku @sansadhia)

Ready to go. (cek instagramku @sansadhia)
  • Wedges
Ini juga menjadi andalanku untuk kegiatan indoor. Ingat, indoor saja. Kalau pun dibawa ke outdoor, kemungkinan ya di jalan-jalan datar. (Maklum, anaknya paling susah diam.)  Mengenakan sepatu jenis ini malah lebih membuat penampilan stunning up. Gaya pakaian jenis apa pun, serampangan sekalipun, dengan sepatu ber-hak tinggi, penampilan akan jadi lebih 'wah'. Wedges memang paling cocok dikenakan untuk tampilan semi-formal, datang ke event-event besar, bahkan untuk sekadar jalan di mall. Jangan sekali-kali bawa wedges untuk hiking atau kemping ya. Big NO NO!

Wedges berbahan suede nyaman sekali. (Cek instagramku @sansadhia)
Wedges untuk nonton konser. (cek instagramku @sansadhia)

Wedges untuk lebaran. (cek instagramku @sansadhia)

  • Boots
Berkat negara 4 musim, boots menjadi disukai perempuan di seluruh dunia. Sepatu yang menutupi mata kaki hingga atas ini menjadikan tampilan kita casual-elegant. Dengan skinny jeans atau legging, sepatu boots akan menarik perhatian. Aku menyukai berbagai jenis boots. Saat traveling ke Eropa, tentu boots adalah item yang wajib dibawa. Bukan karena ingin tampil lebih gaya ala turis, melainkan untuk melindungi kaki dari serangan musim dingin. Nah, jangan salah memilih boots, ya. Kalau untuk sekadar traveling, pilihlah boots yang tapaknya flat karena tentu kita akan lebih banyak berjalan dan melihat-lihat. Butuh sepatu khusus, tetap terlindungi dari angin winter, dan tetap eye-catching.

Boots cocok untuk musim dingin di Basel, Swiss.

Boots berbahan jeans kuat menahan suhu dingin. (Cek instagramku @sansadhia)

Boots batik cocok untuk bergaya nasionalis. (Cek instagramku @sansadhia)

  • Canvas Shoes

Sepatu berbahan kanvas sedang digandrungi anak muda saat ini. Dengan bahan yang lunak dan sol elastis, kaki pun menjadi lebih nyaman dan tidak panas. Karena aku anak yang mainstream, aku pun tak ketinggalan mengenakan canvas shoes untuk jalan-jalan santai. Sepatu ini cocok diajak jalan-jalan ke mana saja. Sekadar jalan ke taman bisa, kemping juga oke, ke pantai tidak masalah, hiking pendek juga tidak haram. Canvas shoes membuat kita lebih bebas berekspresi.Cocok buat para traveler.

Canvas Shoes penjadi peneman jalan-jalan ke Floating Market Lembang.

Warna hijau toska motif polos menjadikannya lebih cantik. (Cek instagramku @sansadhia)
  • Sneakers
Ingin punya sepatu paling tahan banting? Apa lagi kalau bukan sneakers. Sneakers membuat gayamu terkesan cuek, tegas, dan sporty. Biar tidak terlalu kelihatan sepatu untuk olahraga atau terlihat sangat tomboy, aku mengakali sepatu ini dengan skinny jeans atau bawahan yang berwarna cerah. Bentuk dan motif sepatu sengaja kupilih yang ukurannya ramping, bahan tipis, bertali tapi tidak ribet.

Untuk perjalanan ringan, aku memang senang mengenakan sneakers. Kaki sangat terlindungi. Simpul tali membuatnya menyatu dengan kaki. Sepatu jenis ini siap dalam segala kondisi darurat, seperti ketika kita harus buru-buru, berlari, melompat, bahkan memanjat.

Sneakers paling pas untuk adegan tak terduga dalam perjalanan seperti ini.
Sneakers bikin tampilan kita sporty, kan?! Perjalanan jadi menyenangkan.

Peneman olahraga. (Cek instagramku @sansadhia)

Boots macam ini bisa jadi andalan perjalanan jauh yang penuh debu. (Cek instagramku @sansadhia)
  • Open Toe Sandals
Hampir semua cewek punya open toe sandals. Desainnya yang terbuka membuat kaki lebih banyak 'bernapas'. Aku biasa mengenakan sandal ini untuk jalan-jalan sore dalam kota. Mengapa jalan-jalan sore? Ya, karena punggung kaki terbuka. Kaki juga jadi tidak berkeringat, kegerahan, dan pastinya tidak bau. Apalagi kalau sedang menggunakan pewarna kuku, sandal ini memungkinkan kita pamer kuku cantik.

Tampil sweet dengan flat sandals ini. (Cek instagramku @sansadhia)

Jalan ke Hutan Mangrove PIK pakai open toe sandals.
  • Flip Flop Slippers
Saat liburan di pantai, nggak perlu gegayaan pakai sepatu atau sandal yang bentuknya aneh-aneh atau bahannya bukan yang anti air. Percuma. Air asin akan menghancurkan sepatu kesayangan kita. Cukup sandal jepit saja. 

Flip Flop Slippers untuk santai di Pantai Tanjung Tinggi Belitong.
Sandal jepit saja di Pantai Tanjung Bira.

Nggak ada yang mengalahkan sandal jepit untuk footwear terbaik di pantai.

  • Woolrich Slipper
Ada jenis sandal yang menghangatkan. Sandal ini biasanya kubawa-bawa jika traveling yang sifatnya susur kota. Selain sepatu, sandal seperti ini ringan dan tidak banyak memakan tempat di dalam tas. Dengan bahan yang lembut, rasanya telapak kaki yang harus menapak keras selama perjalanan menjadi termanjakan. Sandal ini cocok untuk jalan indoor di hotel, resort, villa atau sejenisnya.

Slipper (cek instagramku @sansadhia)

  • Hiking Sandals
Mencoba hiking dengan boots atau athletic shoes bukanlah pilihan tepat. Mengenakan sneakers masih lebih aman, tapi itu akan membuat sol sepatu menipis bahkan rusak. Biasanya sol sepatu sneakers tidak disiapkan untuk pendakian yang banyak batu dan batang pohon. Hiking sandals adalah andalannya. Saat naik gunung yang tidak terlalu tinggi, atau sekadar kemping cantik di perbukitan, hiking sandals adalah teman alas kaki terbaik.

Karena aku penyuka warna-warna cerah dan tidak terlalu suka dengan yang suram-suram, aku sengaja memilih hiking sandal berwarna oranye. Ini biar penampilan di gunung tetap oke untuk difoto.




Trekking Papandayan yang melelahkan. Berkat sandal gunung ini, kondisi kaki masih terjaga.
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur pagi hari.
Off road.

Terlihat jelas, kan, sepatu tidak cuma pelengkap style-mu. Alas kaki adalah cerminan diri. Salah pilih sepatu, bisa-bisa kita nggak bisa jalan ke mana-mana. Sepatu sempit atau bahannya agak keras juga akan membuat kaki tersiksa, lalu sepanjang hari kita hanya bisa cemberut. Lengkapi penampilanmu dengan sepatu yang menurutmu nyaman. 

Oiya, sekarang ada laman khusus agar kamu tetap update dunia fashion, beauty, lifestyle, hingga printilan-printilan entertainment ala cewek. Jika kamu seorang fashionista, Zalora Community harus ada dalam list blog atau website wajib kunjungmu. Sekaligus kamu juga bisa berbagi cerita di komunitas fashion online ini dengan gabung sebagai kontributor. So, jangan ikut-ikutan tren. Ciptakan tren-mu sendiri, ya! 

No comments:

Post a Comment

Instagram @sansadhia