In Advertorial Land Story Land

Ada Inovasi Pengobatan Kanker Payudara HER2-Positif

Mumpung aku lagi selow dari aktivitas traveling, aku mau share sedikit cerita tentang kesehatan. Perlu lah ya sekali-sekali bahas tentang kesehatan dan pola hidup sehat. Nah, kali ini aku mau bahas tentang pengobatan kanker payudara HER2-positif yang sudah ada kemajuan.

Apa itu kanker payudara HER2-positif?

Kamu tahu nggak penyakit kanker payudara yang paling meresahkan di Indonesia? Tingkat kematiannya paling tinggi khususnya bagi perempuan. Namanya HER2-positif yang diproduksi oleh protein dari gen tertentu dan memiliki potensi untuk menyebabkan kanker jika terekspresi berlebihan di permukaan sel-sel. Pertumbuhannya sangat cepat sekali.

Nah, sebelumnya pasien kanker payudara HER2-positif diprediksikan memiliki harapan hidup yang lebih rendah dibanding pasien dengan HER2-negatif. Tentu saja ini menjadi PR besar ilmu pengetahuan khususnya farmasi dan kedokteran dalam menangani kanker payudara HER2-positif. Kemoterapi, radioterapi dan terapi target sudah dilakukan, tetapi masih ada beberapa efek samping yang harus dipecahkan bersama.



Terobosan Baru Ilmu Kedokteran dan Farmasi Menemukan Obat Kanker Payudara HER2-Positif

Sebenarnya yang jadi beban dalam pengobatan kanker payudara jenis ini bagi orang Indonesia secara umum adalah masalah ekonomi, psikologis, dan psikososial. Itu pula yang membuat penurunan harapan hidup si penderita kanker payudara. Hal-hal seperti ini perlu ditangani serius.

Dr. dr. Andhika Rachman, SpPD-KHOM
Bagi pasien kanker payudara HER2-positif stadium lanjut, tujuan pengobatan kanker ini adalah untuk mengendalikan penyakitnya agar memiliki harapan dan kualitas hidup yang lebih baik.

Dr. dr. Cosphiadi Irawan, SpPD-KHOM
Apabila pasien mendapatkan akses pengobatan inovatif seperti trastuzumab emtansine, mereka dapat memiliki banyak tambahan waktu bersama keluarga. Trastuzumab sudah masuk ada di skema pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional sehinga dapat mengurangi beban ekonomi, psikologis, dan psikososial yang ditanggung oleh pasien serta orang-orang terdekatnya.


Jadi intinya, melalui Roche sebagai pelopor global dalam bidang farmasi dari Swiss resmi mengumumkan bahwa sudah ada pengobatan HER2-positif yang dinamakan trastuzumab emtansine. Sebenarnya di luar negeri, metode pengobatan ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Di Indonesia baru akan diterapkan setelah pengobatan ini telah disetujui oleh BPOM kita.


Apa itu trastuzumab emtansine?

Trastuzumab emtansine adalah antibody-drug conjugate aliasobat tunggal yang mensinergikan 2 perlawanan terhadap kanker, yaitu kemoterapi dan terapi target dalam 1 obat. Cara kerjanya mengikat reseptor HER2 di permukaan sel kanker dan memblokir sinyalnya untuk bertumbuh. Cara ini efektif menghancurkan sel dari dalam sehingga dapat meminimalisir kerusakan pada jaringan sel normal. Itu artinya, efek samping kemoterapi dan terapi target dapat ditekan. Setidaknya gejala mual dan muntah pada pasien juga berkurang. Ide bagus kan?! Tapi sayangnya efek rambut rontok tidak dapat ditekan karena beda kondisi. Kita harus bersyukur nih, harapan hidup pasien penderita kanker payudara dapat diperpanjang, bahkan ada yang bisa bertahan 3-5 tahun.


Namun, inovasi pengobatan kanker payudara HER2-positif ini bisa sia-sia kalau kita nggak menjaga perkembangan hormon. Bagi penderita kanker payudara harus banget menjaga keseimbangan hormonnya. Risiko kanker payudara bisa menyerang siapa saja, bahkan orang yang pola hidupnya sehat sekalipun. Jadi kontrol metabolik paling penting untuk mengurangi risiko kanker payudara. Jaga makanan, jaga berat badan, dan jaga kolesterol. Itu penting. Catatan buat diriku sendiri yang pola makannya sampai hari ini belum seimbang. Mari kita sehat bersama.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Story Land

Unboxing Kado Besar di Car Free Day Sudirman #UnboxToDiscover


Aku mau cerita sesuatu nih tentang keseruan Car Free Day minggu lalu di Senayan, Jakarta. Kamu tentu pernah nonton video unboxing di Youtube, kan, bagaimana antusiasnya orang yang membuka bingkisan atau barang yang mereka beli atau terima dari orang lain. Nah, begitu juga aku yang semangat banget waktu mau unboxing sekotak besar sesuatu yang aku sendiri nggak mendapat gambaran sama sekali sama isinya. Ini bukan soal unbox barang yang beli di online shop atau kado ulang tahun, ya. Tapi ini unbox sesuatu yang lebih besar dari itu.

Ini berawal saat aku berjalan-jalan di FX Mall Senayan, Sabtu lalu yang kebetulan bertepatan dengan HUT Republik Indonesia. Ada banyak sekali e-commerce dan brand yang menawarkan diskon di Hari kemerdekaan itu. Nah, di antara diskon yang menggoda di tia restoran, toko kosmetik dan skin care, atau toko pakaian, aku justru tertarik dengan satu box biru muda yang tergeletak mencolok tak jauh dari pintu masuk utama Mall FX tersebut. Ada tulisan “Ready to Discover?” di kotak itu. Ya, lantas saja aku penasaran. Box itu terasa memanggil-manggilku. Lalu aku hampirilah box itu dan bilang “Yes, I’m ready” ke orang yang berjaga di sana.

Unboxing Kado Besar di Car Free Day Sudirman (1) - jurnaland.com

Unboxing Kado Besar di Car Free Day Sudirman (2) - jurnaland.com

Sayangnya, orang yang berjaga di sana tidak memberi tahu apa-apa isi kado itu. Aku harus discover sendiri kalau memang penasaran. Di sana ada tutup kecil yang bisa dibuka. Begitu aku buka dan melihat isinya.

Jeng...jeng...jeng... Isinya QR Code.

Wah, apalagi ini?

Aku mengeluarkan ponsel dan men-scan QR Code itu. Lalu di layar muncul sebuah undangan dari satu brand e-commerce mengajak unboxing ramai-ramai kotak yang lebih besar lagi di Car Free Day tanggal 18 Agustus 2019.

Tulisannya adalah...
“You are invited to unbox new experience with us at Plaza Selatan GBK (Gate 6).” 

“Limited seats will be available. First come, first serve.”

Aku merasa ditantang untuk unbox to discover yang katanya new experience itu. Ini jadi semacam permainan teka-teki dan kita harus temukan sendiri jawabannya. Yes, aku datang pagi- pagi buta untuk car free day di Jalan Sudirman esok harinya demi unbox to discover benda biru muda yang bikin penasaran ini. Pagi-pagi sekali naik KRL dan dilanjut MRT lalu turun tepat di depon gate 6 Gelora Bung Karno. Benar saja, sudah ada box biru muda yang lebih besar lagi berdiri di trotoar. Ukurannya seperti studio mini yang bisa memuat belasan orang sepertinya. Seukuran kamarku di rumah sepertinya. Ada jadwal show di sana, ada juga teropong-teropong kecil di satu sisi dindingnya untuk mengintip isi di dalam box tersebut. Kali aja ada yang penasaran. Begitu aku coba mengintip, kamu tahu apa yang kulihat? Tulisan “Penasaran, ya?” Kesal juga ya lama-lama. Ini sebenarnya apa, sih?

Unboxing Kado Besar di Car Free Day Sudirman (3) - jurnaland.com

Unboxing Kado Besar di Car Free Day Sudirman (4) - jurnaland.com

Di sisi berlawanan ada taman buatan dengan payung-payung serta bean bag buat orang-orang yang ingin bersantai menunggu giliran unboxing. Aku mengantre untuk kloter kedua karena telat. Kloter pertama sudah masuk duluan. Yeah, benar juga tulisan di undangan saat aku scan QR Code, first come, first serve. Karena telat, aku duduk-duduk di sekitar box sambil melihat berbagai aktivitas di CFD. Aku mendengar hingar-bingar lagu-lagu yang upbeat dan membangkitkan semangat pagi itu. Matahari sayup-sayup meninggi dan semakin panas. Aku mengetuk-ngetukkan kaki dan mengangguk-anggukkan kepala mengikuti beat yang terdengar dari dalam box. Orang-orang ngapain ya, di dalam? Senam zumba atau salsa kali, ya. Ada beberapa lagu OST telenovela jadul juga bahkan. Aku suka sekali beat-nya. Bikin semangat. Aku langsung berpikir, oh ini tuh unboxing gerakan senam? Tapi tetap aku belum dapat gambaran apa-apa tentang unbox to discover ini.

Sekitar pukul 8.45, akhirnya kloter kedua. Yeay, saatnya unboxing. Setelah penyaringan peserta undangan, aku sudah siap-siap joget zumba. Nah, begitu pintu box dibuka, aku masuk dan melihat ada panggung kecil di sisi kiri dan bagian teknisi lampu dan sound di sisi kanan. Setelah semua orang masuk, pintu box ditutup dan di layar muncul tulisan Traveloka. Oooh, ini persembahan dari Traveloka, si online travel agent yang sudah bertengger lama di hape-ku sejak lama. Oke, next, siap-siap joget. *masih ngarep senam zumba pada saat itu.

Tapi ternyata unboxing ini isinya bukan zumba lagi. Setelah MC chit chat dan kami tertawa-tawa di depan panggung, RAN masuk dan menyapa seisi studio yang kecil banget ini. Ini sih cocoknya buat RAN lagi olah vokal kali, ya atau rekaman lagu terbaru mereka. Tanpa ba-bi-bu, trio Rayi, Asta, dan Nino langsung pemanasan dengan lagu “Selamat Pagi” dan kami bernyanyi bersama. Ada sederetan lagu hits RAN yang dinyanyikan di box itu seperti “Jadi Gila”, “Kulakukan semua Untukmu”, dan “Dekat di Hati”. Ah, deg-degan bisa nyanyi bareng RAN di studio mini ini. Jadi beneran jadi gila dan dekat di hati. *eaaa

Unboxing Kado Besar di Car Free Day Sudirman (5) - jurnaland.com

Unboxing Kado Besar di Car Free Day Sudirman (6) - jurnaland.com


Unboxing Kado Besar di Car Free Day Sudirman (7) - jurnaland.com

45 menit bersama RAN nggak berasa sama sekali. Begitu selesai, RAN pamit, pintu box dibuka dan kami pun keluar. Unbox to Discover hari itu temanya adalah Unboxing RAN. Lucu juga ya, kita unboxing penyanyi kelas wahid beserta sepaket lagu hitsnya. Nah, baru deh aku mikir jadi intinya apa ya acara yang dibuat ole Traveloka ini. Aku buka-buka aplikasinya dan ternyata aku baru nyadar. Kami nggak sekadar unboxing RAN pagi itu, tapi kami unboxing aplikasi Traveloka yang menyediakan tiket konser artis lokal dan international di sana di banian entertainment. Untuk kloter pertama yang senam zumba pagi-pagi di dalam box, pastinya mereka unboxing atraksi atau sports yang sudah disiapkan Traveloka di aplikasinya. Kalau kamu buka Traveloka di hape, ada pilihan Xperience dan begitu diklik, kita langsung masuk ke berbagai pilihan lifestyle yang disiapkan oleh Traveloka. Wah, makin luas aja yang bisa kita eksplor dari Traveloka ya, nggak cuma tiket pesawat, kereta, pesan hotel, dan airport transfer. Ada new experience di sana. Let discover more. Kamu mesih bisa unboxing box biru ini tanggal 1 September 2019. Kira-kira ada apalagi ya di dalam box?

Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

In Journey Land

Wisata Malam Solo, Menikmati Mural Street dan Keroncong Night

Bengawan Solo
riwayatmu ini
Sedari dulu jadi
perhatian insani
Musim kemarau
tak seberapa airmu
Di musim hujan air
meluap sampai jauh

Lantunan lagu keroncong street di Jalan Gatot Subroto Solo meramaikan malam yang tidak terlalu dingin, menyambutku yang baru saja sampai di Kota Surakarta itu. Lagu "Bengawan Solo" versi keroncong menenangkan hati yang lelah sembari menghirup udara Solo yang tak sepolusi Jakarta. Aku tenang. Aku senang.

Menginjak Kota Surakarta bukan hal baru lagi bagiku. Ini kali ketigaku berada di Solo. Namun, selalu ada hal baru dalam setiap cerita perjalanan, bukan? Dalam setiap kedatanganku ke kota itu, Solo selalu memberikan pengalaman baru. Satu hal yang pasti, berada di Solo nggak selamanya tentang batik. Ada banyak hal di Solo yang harus kamu datangi sendiri lalu rasakan. Memang Solo mengingatkanku pada batik, tapi Solo juga punya cerita lebih dari sekadar batik.


Wisata malam Solo, Menikmati mural street dan keroncong night - jurnaland.com

Wisata malam Solo, Menikmati mural street dan keroncong night (2) - jurnaland.com

Wisata malam Solo, Menikmati mural street dan keroncong night (8) - jurnaland.com

Perjalananku ke Solo kali ini nggak sendiri. Meski naik kereta api dari Jakarta ke Solo ya sendiri, sudah ada teman-teman yang menungguku, siap mengeksplor pesona Solo bersama-sama. Tim dari Dinas Pariwisata Surakarta juga secara khusus menjamu kami merasakan suasana Solo dari sudut pandang berbeda. Aku sampai di Stasiun Solo Balapan usai magrib. Perjalanan panjang di kereta seharian tidak membuatku bosan di jalan. Ada banyak sekali pemandangan yang kunikmati dari jendela kereta. Ah, selama ini aku naik kereta ngapain aja, ya? Bisa-bisanya aku melewatkan panorama sepanjang Pulau Jawa yang canti itu. Semakin dekat ke Solo, semakin inginku sampai dengan cepat di Solo Balapan.

Setelah check in di Harris Hotel and Convention Solo, aku nggak mau ketinggalan makan malam. Trip hari itu sebenarnya sudah dimulai dengan menyusuri Kampung Batik Laweyan dan Ndalem Gondosuli. Sayang sekali ya aku melewatkannya karena masih dalam perjalanan dari Jakarta. Karena itu, aku bertekad untuk nggak mau ketinggalan satu momen pun selama di Solo ini.

Usai makan malam gudeg Solo di Restoran Adem Ayem yang ayam kremesnya enak banget, aku menyusuri kawasan Jalan Gatot Subroto. Solo malam hari tetap hidup rupanya. Saat itu sudah pukul 9 malam dan kami sengaja menunggu toko-toko tutup di kawasan itu. Lho kenapa? Karena justru pesona jalanan yang penuh ruko itu akan tampak berbeda saat semua toko sudah tutup. Orang setempatnya menyebutnya koridor Gatsu. Benar saja. Begitu toko terakhir menutup gerainya, ada warna-warna merona tertembak lampu jalanan. Mural menghiasi sepanjang jalan Gaton Subroto dengan lukisan yang berbeda-beda. Gang-gang sempit di sekitar sana pun ikut dipenuhi gambar-gambar berbagai tema, ada tema perjuangan, budaya, pemuda, sampai ke pop culture. Aku menemukan satu mural dengan gambar wajah Pak Jokowi yang tersenyum lebar. Detail sekali. Sampai kerut-kerutan presiden terpilih kita itu juga dilukis dengan baik. Maklum, Solo adalah kampung halaman Pak Jokowi dan senyum lebarnya turut menghiasi salah satu sisi ruko di Gatot Subroto Solo itu.

Wisata malam Solo, Menikmati mural street dan keroncong night (3) - jurnaland.com

Wisata malam Solo, Menikmati mural street dan keroncong night (4) - jurnaland.com

Wisata malam Solo, Menikmati mural street dan keroncong night (5) - jurnaland.com


Kabarnya ada sekitar 40 mural di sepanjang jalanan ini. Rasanya mural-mural di sini menjadi semacam wajah Kota Surakarta yang dinamis. Kerinduan, kritik sosial, keresahan, dan kebanggaan tergambar dari mural-mural ini. Fasad-fasad ruko yang siang hari penuh dengan orang lewat dan segala kesibukan toko, malam hari menjadi galeri art yang dapat dinikmati sembari memagut angin malam.

Beruntung sekali aku malam itu, saat sedang melihat mural-mural cantik, aku juga mendengar lantunan musik keroncong. Ada sekelompok pemusik yang menghibur para pejalan kaki malam hari di Gatot Subroto. Mereka bermain lengkap dengan alat musik tradisionalnya. Inilah Keroncong Night yang saat itu diisi oleh pemain keroncong dari @dejavakeroncong. Alat musik mereka lengkap sekali, ada gitar, biola, ukulele, suling, gendang, bas, dan sebagainya. Malam pertama di Solo menjadi meriah karena mendengar keroncong night ini. Oh iya, pada hari-hari tertentu kamu bisa bertemu mereka juga kalau berjalan-jalan malam di kawasan Gatot Subroto ini.

Wisata malam Solo, Menikmati mural street dan keroncong night (6) - jurnaland.com

Wisata malam Solo, Menikmati mural street dan keroncong night (7) - jurnaland.com

Mendengar nyanyian keroncong di pinggir jalan sambil menyeduh wedang ronde nikmat banget rasanya. Aku memesan satu wedang ronde untuk menghangatkan badan. Kebetulan ada gerobak wedang yang parkir di sebelah para pemain keroncong. Wisata malam di Solo terlalu menyenangkan bagiku. Khususnya hari itu. Sebelumnya aku juga pernah melewatkan malam di Solo pada kedatangan pertamaku di kota itu. Kamu bisa baca ceritanya di sini. Namun, malam dengan mendengar lantunan Bengawan Solo versi keroncong itu membuat kunjunganku ke Solo saat itu terasa istimewa. Ada banyak lagu yang dilantunkan dengan merdu oleh penyanyi-penyanyi keroncong putra-putri Solo ini.

Kalau kamu ke Solo dan merasakan suasana malam Solo yang tenang, datanglah ke Jalan Gatot Subroto pukul 9 malam. Rata-rata pertokoan tutup jam segitu dan kamu bisa menikmati mural-mural di sepanjang jalan yang mulai lengang itu. Kalau beruntung, kamu bisa ketemu keroncong night juga sepertiku hari itu. Seru, kan.

Read More

Share Tweet Pin It +1

24 Comments

In Movie Land

Film Mahasiswi Baru, Ketika Oma-Oma 70 Tahun Kuliah Lagi


Mau nonton film ringan, lucu banget, dan punya pesan dalem banget tentang kehidupan? Film Mahasiswi Baru bisa diagendakan buat nonton bareng teman-teman geng kuliah, bareng keluarga, atau bareng pasangan. Ini bukan cerita tentang anak muda saja, tapi juga cerita lintas generasi. Coba kamu bayangin, saat kuliah, kamu punya teman se-geng yang sudah oma-oma? Kira-kira bagaimana dunia perkuliahanmu berjalan? Apakah si oma-oma ini kamu jauhin dari pergaulan lantaran sudah terlalu tua atau malah kamu rangkul biar bisa dipermak kemuda-mudaan?

Film Mahasiswi Baru, Ketika Oma-Oma 70 Tahun Kuliah Lagi - source jurnaland.com

Nah, kira-kira begitu yang terjadi dengan Oma Lastri (Widyawati) usia 70 tahun yang memutuskan untuk kuliah lagi dan mengikuti semua prosedur mahasiswa baru di kampusnya. Nggak tanggung-tanggung, kampus tempat Lastri kuliah itu adalah kampus Cyber Indonesia. Kebayang kan bagaimana Lastri menyesuaikan diri dengan teman kuliahnya yang merupakah anak millennials yang melek digital. Lha, ini si oma satu ini masih saja pakai hape jadul polyphonic. Ya ampun, perbedaan usia dan zaman nggak bikin Lastri menyerah. Padahal dia ditantang Pak Dekan (Slamet Rahardjo) untuk menaikkan nilainya agar bisa bertahan di kampus itu.

Lastri tinggal bersama anaknya yang diperankan oleh Karina Suwandi. Yang jadi lucu adalah saat anaknya harus menunggu Lastri pulang kuliah tanpa kabar. Kehidupan kampus yang penuh dengan tugas makalah tentu bikin Lastri sering pulang sampai larut malam. Otomatis menjadikannya terkesan jadi mahasiswi rebel yang siap disemprot oleh anaknya sendiri saat pulang ke rumah. Drama keluarga ini menjadi menarik ketika mereka berganti peran, siapa yang harus mencemaskan dan siapa yang pantas dicemaskan. Apalagi ada adegan Lastri minggat dari rumah karena nggak kuat dikekang anaknya dan mematuhi aturan di rumah. Ada-ada saja ya tingkah oma-oma. Lastri akhirnya kos bersama Sarah dan menjadi dekat satu sama lain. Oiya, latar Yogyakarta juga cukup kental di film ini. Aku suka dengan indekos Sarah yang nuansanya anak kos Jogja banget. Pantas saja Lastri mau-mau aja ikutan ngekos dekat dengan Sarah.

Sebenarnya apa yang jadi motivasi Lastri untuk kuliah lagi? Mampukah dia bertahan di kampusnya?

Bagaimana dengan kehidupan teman-teman se-geng Lastri? Film-film Widyawati memang nggak ada yang mengecewakan. Setelah sebelumnya aku menonton film yang lucunya serupa di Sweet 20, aku bisa melihat lagi duet Widyawati dengan Slamet Rahardjo di film Mahasiswi Baru ini. Ada chemistry yang baik pula antara teman se-geng Lastri, yaitu Danny (Morgan Oey), Mikha Tambayong (Sarah), Reva (Sonia Alyssa), dan Erfan (Umay Shahab). Meski terpaut usia yang sangat jauh, keempat tokoh actor muda ini mampu mengimbangi acting Widyawati. Morgan tampil sangat berbeda di film kali ini dan lucunya natural. Bisa dibilang Morgan Oey jadi scene stealer di Mahasiswi Baru.

Gala Premiere Film Mahasiswi Baru - source jurnaland.com

Morgan Oey di Film Mahasiswi Baru - source jurnaland.com

Aku menyukai plot dan scoring film produksi MNC Pictures ini. Lagu “Hip Hip Hura” menjadi OST yang berkumandang di beberapa scene film. Rasanya semangat sekali mendengar irama musiknya. Seisi bioskop ingin berjoget bersama. Meskipun bercerita tentang mahasiswi yang sudah 70 tahun, film ini tidak menjadi ikutan memble dalam pengisahannya. Justru malah sebaliknya. Menonton film yang tokoh utamanya sudah lanjut usia ternyata menyenangkan juga. Aku takjub Indonesia bisa bikin film yang mengangkat cerita seperti ini dan dapat manisnya, lucunya, serta pesan hidupnya. Rasanya menonton film Mahasiswi Baru semenyenangkan menonton film remaja lainnya. Oh iya, ssst, ada spoiler dari aku. Di film Mahasiswi Baru kamu akan dibikin baper oleh pasangan Lastri dan Pak Dekan. Emmm, seperti apa ya sweet-nya mereka?

Mahasiswi Baru akan kuliah di bioskop mulai tanggal 8 Agustus 2019. Jadi, pastikan kamu sudah punya jadwal menonton bersama teman ya. Nggak seru kalau menonton sendiri. Ini adalah film terbaik Monty Tiwa dari sepanjang filmnya yang aku tonton.


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Story Land

Kota Wisata Cibubur jadi Hunian Kekinian

Rata-rata anak muda Jakarta pasti tahu Kota Wisata Cibubur. Kalau dulu tuh, Kota Wisata itu megah dengan bangunan-bangunan Eropa Klasik. Gerbangnya besar dan sering dijadikan spot foto cantik. Bahkan ada beberapa sinetron yang mengambil lokasi di Kota Wisata Cibubur ini. Iya, Kota Wisata se-hits itu. Karena termasuk salah satu kawasan hunian elit di Cibubur, Kota Wisata termasuk ramah dengan pengunjung sekitar. Ada banyak area wisata di dalam Kota Wisata sendiri, sesuai namanya, ya. Ayo sebutkan, kamu sudah ke tempat mana saja di Kota Wisata? Fantasy Island? Kampung Eropa? Kampung Indonesia? Atau Kampung Cina?

Sayangnya sekarang yang tersisa dari arena wisata tinggal Kampung Cina. Lho, kenapa begitu? Nggak rame lagi, ya? Bukan begitu. Zaman kan berubah. Dulu bangunan megah Eropa Klasik menjadi pusat perhatian. Kini, gaya minimalis dan Scandinavia lebih banyak digemari. Eh, tapi bukan berarti Kota Wisata Cibubur kalah pamor ya. Justru itu, Sinarmas Land, pengembang Kota Wisata Cibubur ingin membuatkan destinasi baru untuk hunian nyaman ini. Kota Wisata Cibubur akan ganti wajah. Di atas tanah seluas 700 Ha, hanya sebagian yang baru didirikan bangunan. Karena itu Sinarmas Land ingin mengembangkan Kota Wisata Cibubur ini menjadi hunian dan kota mandiri. Apa aja tuh inovasinya?
Kota Wisata Cibubur jadi Hunian Kekinian

1. Akses Tol

Kini orang yang tinggal di Kota Wisata nggak perlu risau lagi karena sudah banyak akses tol yang dibuka. Bahkan tahun 2020 rencananya akan ada pintu tol Cibitung-Cimanggis yang lokasinya persis di dekat gerbang Kota Wisata. Jalan tol ini akan terhubung dengan tol Jagorawi dan JORR. Jadi yang mau ke bandara Soekarno-Hatta nggak akan khawatir telat lagi. Oiya, kalau LRT sudah resmi beroperasi, penghuni Kota Wisata boleh  berbahagia karena ada LRT rute Cibubur-Cawang-Dukuh Atas. Seru, ya. Makin banyak alternatif jalan dan kendaraan yang bisa digunakan.

2. Kafe, Restoran, dan Mall

Nah, ini nih satu inovasi baru dari Sinarmas Land untuk Kota Wisata. Katanya sekarang orang lebih cenderung suka jalan-jalan ke mall, nonton bioskop, nongkrong di kafe. Perilaku yang berubah itu ditangkap oleh Kota Wisata Cibubur untuk membangun ruko-ruko yang telah diisi penuh oleh pusat kuliner, kafe, toko buku, sekolah musik, dan lain-lain. Dalam waktu dekat di Kota Wisata sendiri akan dibangun sebuah mall. Jadi, buat yang tinggal di Kota Wisata Cibubur nggak harus macet-macetan ke luar sana untuk main ke mall.

Kota Wisata Cibubur jadi Hunian Kekinian (2)

Kota Wisata Cibubur jadi Hunian Kekinian (3)- jurnaland.com

3. Central Business District

Sinarmas Land sudah menyiapkan Central Business District di dalam kawasan Kota Wisata Cibubur. Apa untungnya? Dari sini diharapkan bermunculan lapangan pekerjaan baru, pusat-pusat perkantoran pindah ke Kota Wisata, sehingga kegiatan bisnis di kawasan ini akan hidup. Tidak mustahil membangun kawasan CBD di sini. Dengan akses yang semakin terbuka untuk Kota Wisata dan lingkungannya yang amat luas, orang-orang akan semakin banyak datang ke Kota Wisata. Tujuannya tidak sekadar rekreasi, tetapi juga untuk bekerja.

4. Eka Hospital

Layanan kesehatan juga penting nih dibangun di Kota Wisata. Ada Eka Hospital yang akan rampung pembangunannya pertengahan tahun ini. Lokasinya nggak jauh dari gerbang Kota Wisata yang arah Cibubur, kok.

5. Sekolah

Kota Wisata Cibubur sendiri sudah punya beberapa sekolah dari yayasan berbeda. Ada Fajar Hidayah Islamic School, Yayasan Asti Dharma BHK, dan BPK Penabur. Sekolah-sekolah ini sudah bertaraf nasional dan internasional. Jadi para orangtua yang mau menyekolahkan anaknya di sini, nggak perlu khawatir dengan kualitas sekolahnya lagi. Unggulan pokoknya.

Kota Wisata Cibubur jadi Hunian Kekinian (4) - jurnaland.com

Kota Wisata Cibubur jadi Hunian Kekinian (5) - jurnaland.com

6. Sarana Ibadah

Ini, nih, yang penting dalam kawasan hunian. Sarana ibadah memang seharusnya disediakan oleh setiap developer perumahan. Di Kota Wisata Cibubur sudah ada Masjid Darussalam dan Gereja Bunda Maria Segala Bangsa.

7. Hunian Baru

Kota Wisata Cibubur lagi gencar-gencarnya membuka lahan baru untuk cluster-cluster baru. Tapi, kali ini konsepnya lebih minimalis. Buat kamu yang mau cari rumah, bisa intip dulu hunian ekslusif yang lagi dibangun oleh Sinarmas land. Beberapa waktu lalu aku survei ke Cluster Nashville. Rumah-rumah di Nashville ini bakal banyak disukai kaum millenials karena konsepnya yang modern tropical. Ukurannya beda-beda sesuai kebutuhan dan budget. Aku sempat mendatangi rumah contohnya lengkap dengan perabotan. Nyaman sekali. Ada 4 kamar disediakan dengan konsep interior yang berbeda. Wah, kalau aku punya uang cash, aku mau beli rumah contoh aja deh, biar nggak perlu bayar jasa interior lagi.

Kota Wisata Cibubur jadi Hunian Kekinian (6) - jurnaland.com

Kota Wisata Cibubur jadi Hunian Kekinian (7) - jurnaland.com

Kota Wisata Cibubur jadi Hunian Kekinian (8) - jurnaland.com

Kota Wisata Cibubur jadi Hunian Kekinian (9) - jurnaland.com

Selain Nashville, juga ada Visalia yang elegan dan Bellwood yang lebih mewah. Semua sentuhan modern-nya akan bikin jatuh cinta. Dengan segudang fasilitas yang dibangun di kawasan Kota Wisata, rasanya worth it untuk beli rumah di kawasan ini. Apalagi sekarang konsepnya sudah lebih modern dan minimalis, kan. Kamu pasti suka. Coba deh liat-liat rumah di Kota Wisata Cibubur.

Read More

Share Tweet Pin It +1

1 Comments

In Story Land

KJSA 2019 Menjaring Impian Anak untuk Jadi Ilmuwan


KJSA 2019 Menjaring Impian Anak untuk Jadi Ilmuwan Cilik

Saat ditanya apa impianmu waktu kecil, aku menjawab banyak sekali pilihan. Iya, saat kita masih anak-anak, pilihan sangat banyak membentang. Mungkin saat itu kita belum cermat memilih. Kita tentu memilih sesuatu yang kita tahu, relatable, dan terlihat menyenangkan. Itulah anak-anak. Aku dulu pernah punya impian menjadi dokter, detektif, dan pengacara. Lalu waktu SMP, cita-cita berubah menjadi lebih sederhana, ingin menjelajah alam dan keliling dunia. Jangan ketawa, ya. Aku suka traveling saat ini ya karena pernah punya mimpi hidup dengan jalan-jalan. Sederhana banget ya, impiannya.

Lalu, pendidikan berkembang. Aku naik kelas dengan mempelajari banyak sekali hal baru. Salah satunya sains. Aku mulai menyukai sains sejak berhasil bikin komponen lampu paralel saat latihan praktik. Aku mulai menyukai pelajaran Biologi dan Fisika saat itu. Eh, tapi aku nggak berakhir dengan memilih jurusan IPA saat SMA. Aku punya pilihan lain karena ilmu sosial jauh lebih menggoda untuk kuarungi saat SMA. Saat kuliah pun segalanya tampak berbeda. Aku mempelajari sastra dan budaya lebih dalam. Aku punya minat besar terhadap bidang ini karena berhubungan sekali dengan hobi baruku saat itu, jalan-jalan. See, anak-anak berubah. Keinginan dan pilihanku yang banyak tadi jadi mengerucut hingga mengarahkanku ke potensi yang benar-benar bisa digali. Yang penting, aku pernah punya kesempatan untuk mencoba banyak hal di bangku sekolah, tentang sains, tentang kesenian, tentang sastra, hingga tentang ilmu sosial lainnya. Dengan begitu, aku lebih mengenal diriku, potensi baik mana yang bisa dikembangkan.

Begitu juga seharusnya anak-anak Indonesia lainnya. Meski sekarang zaman berubah dan generasi pun bertambah cerdas, anak-anak Indonesia butuh mengenyam pendidikan yang layak sekali yang bisa membantu mereka mewujudkan impiannya. Mumpung sekarang masih dalam rangka Hari Anak Nasional,  aku merenung lagi ke masa kecil, apa yang sudah kulakukan dulu? Apakah membanggakan banyak orang atau aku malah menyia-nyiakan masa kecil yang penuh dunia tanya? Hasilnya, aku senang dan aku bangga. Aku menjadi seperti sekarang ini karena menghabiskan masa kecil yang menyenangkan, mengenyam pendidikan lengkap, serta belajar untuk selalu optimis. Apa pun bidangnya, potensi anak harus dieksplor sedari kecil. Ketika berada di umur yang semakin matang, anak-anak itu tumbuh menjadi generasi berharga.




Beberapa hari lalu, aku bertemu Fira Fatmasiefa, gadis berbakat di bidang sains di event Kalbe Junior Science Awards (KJSA) 2019. Aku mendengar cerita-cerita darinya yang penuh semangat, enerjetik, dan tentu saja inspiratif. Fira ini merupakan alumni KJSA 2011 yang waktu itu berduet dengan adiknya sendiri membuat temuan Wet Alarm Baby. Fira bercerita bagaimana hidupnya berubah sejak mengikuti ajang sains nasional yang diadakan oleh Kalbe ini. Saat itu dia masih kelas 6 SD dan adiknya masih kelas 4 SD. Dia bersekolah di Medan dan untuk pertama kalinya dipanggil ke Jakarta mengikuti babak final KJSA. Siapa sangka, setelah itu, Fira menggali potensinya di bidang sains terus-menerus. Dia telah menjelma menjadi ilmuwan cilik. Beragam ajang sains diikutinya, baik nasional maupun internasional. Gadis ini bahkan terlibat dalam proyek riset yang diadakan oleh NASA dan Quest Institute USA. Hebat sekali, ya. Betapa dia sangat mencintai sains. Bahkan, sains membawanya untuk keliling dunia. Fira bercerita saat ia mengikuti berbagai konferensi di Australia, Eropa, Nepal, Amerika Serikat, dan negara lainnya. Ah, aku berdecak takjub. Andai anak Indonesia lain dapat pengalaman pendidikan yang baik di lingkungannya dan cepat mengetahui potensi dirinya seperti Fira, tentu Indonesia akan cepat menjadi negara maju.

KJSA secara tidak langsung menjemput anak-anak berbakat dari berbagai daerah untuk berkarya. Ada ruang di bidang sains yang disiapkan KJSA untuk generasi SD dan SMP yang ingin menggali potensi dirinya. Kini KJSA 2019 sudah di depan mata. Konsepnya dibuat lebih luas. KJSA Goes Digital diharapkan dapat mengikuti perkembangan zaman dan mengikuti selera anak-anak Indonesia yang menjadi generasi pengguna gadget. Dunia IT yang berkembang pesat saat ini juga berpengaruh pada perkembangan cabang ilmu pengetahuan yang lain. Khususnya sains. Nggak heran kan melihat sekolah-sekolah sekarang sudah menggunakan beberapa tool basic pemprograman untuk anak didiknya. Bukan tidak mungkin juga ke depannya lahir pula ilmuwan-ilmuwan cilik baru di bidang IT. KJSA 2019 memulai pergerakan itu lewat KJSA Goes Digital.


Jadi buat adik-adikku SD dan SMP yang berminat sekali di bidang sains, bisa coba ikut KJSA 2019 ini. Pendaftarannya sudah dibuka. Silakan cek website KJSA. Siapa tau kamu bisa menjadi Fira yang baru aja diterima beasiswa di University of California, Berkeley, Amerika Serikat. Keren, ya. KJSA sudah menjaring impian banyak anak Indonesia untuk jadi ilmuwan. Kenapa kamu enggak?

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Movie Land

Trik Bikin Negara Baru Versi Film Koboy Kampus

Kamu masih ingat film Dilan 1990 dan Dilan 1991 dari novel terkenal Pidi Baiq? Pertengahan tahun ini Pidi Baiq kembali mengeluarkan karyanya. Bukan Dilan. Ini berbeda. Sembari kita menunggu film Milea tayang tahun depan, ada film seru terbaru dari penulis Pidi Baiq. Judulnya Koboy Kampus yang bakal tayang tanggal 25 Juli 2019. Aku beruntung bisa hadir di press screening film Koboy Kampus, jadi bisa lebih dulu nonton kekonyolan mahasiswa Seni Rupa berjibaku membuat negara baru.

Aku datang ke bioskop tanpa ekspektasi apa-apa. Sebenarnya aku juga baru lihat trailer-nya begitu undangan press screening datang hari itu. Rasanya lebih nyaman kita menonton film tanpa berekspektasi, ya. Karena itu, aku datang dengan santai ke Epicentrum XXI yang sudah disulap menjadi area Negara The Panasdalam dan banner para pemeran Koboy Kampus. Oh, ternyata ada trik bikin negara baru di film Koboy Kampus. Kamu nggak akan percaya kalau belum nonton.

Film Koboy Kampus

Trik Bikin Negara Baru Versi Film Koboy Kampus

Lalu apa saja istimewanya film Koboy Kampus ini? Ya, ada beberapa poin nih yang aku catat usai nonton Koboy Kampus di bioskop.

1. Disutradarai oleh Pidi Baiq dan Tubagus Deddy
Kamu tentu sudah nonton film Dilan 1990 dan Dilan 1991, dong, yang sukses jadi film blockbuster tahun 2018 dan 2019 ini. Pasti terngiang-ngiang dialog gombal Dilan ke Milea yang bikin gemas, ngakak, bahkan jleb. Nah, dialog-dialog sederhana nan renyah seperti itu juga terdapat di Koboy Kampus. Namun, tentu porsinya nggak cuma tentang romansa. Kali ini ala anak kuliahan yang bandel dan nyaris di-DO. Dialog dan cerita ditulis langsung oleh Pidi Baiq sendiri. Karena beliau yang menciptakan karakternya, dialog-dialog ringan khas beliau sangat terasa membumi di film ini. Lalu, Pidi Baiq sendiri pula yang jadi sutradara bersama Tubagus Deddy. Bisa dibayangkan, kan, karakter Pidi di film ini akan jadi sesantai dan seselengek'an apa? Buktikan sendiri ya.

2. Makna kata 'The Panasdalam' diungkap di dalam film
Bagi penggemar Pidi Baiq, tentu nggak asing dengan nama The Panasdalam. Ada Youtube channel-nya juga, ada kafe dengan nama sama di Bandung. Apalagi saat promosi film Dilan, nama The Panasdalam juga terangkat berkat lagu-lagunya yang mengisi OST film Dilan itu sendiri. Ternyata, The Panasdalam punya makna khusus yang 'dalem banget'. Karena kisah Koboy Kampus ini berasal dari pengalaman pribadi Pidi Baiq sendiri saat kuliah di ITB, jadi The Panasdalam itu sudah ada sejak lama. Di alur film, diungkap bahwa tokoh Pidi yang dimainkan oleh Jason Ranti mendirikan Negara Kesatuan Republik The Panasdalam di kampus saat masa-masa akhir rezim Soeharto. ANak-anak jurusan Seni Rupa yang senasib dengan Pidi ingin menandingi teman-teman mereka yang suka protes tanpa aksi nyata. Akhirnya Pidi bertindak seenaknya membuat negara baru di kampusnya. Menarik ya. Kalau kamu mau tahu maknanya, kamu harus tonton sendiri, ya. Takut spoiler. Clue-nya, ini kaitannya erat dengan kondisi sosial kita sampai hari ini tentang pemahaman kebhinekaan.

3. Memotret dunia kampus (ITB) tahun 1998
Pidi adalah mahasiswa abadi di jurusan Seni Rupa. Ia bersama teman-temannya sering berdiskusi di ruang seni rupa tentang mahasiswa yang kerap aksi turun di jalan mengkritisi kepemimpinan Soeharto. Alih-alih ikut demo, Pidi dan teman-temannya punya cara sendiri mengkritisi kondisi sosial mereka. Bukan mengkritisi, sih, tapi membelot dengan mendirikan negara baru dengan wilayah administratif terbatas di ruang seni rupa mereka. Sepertinya serius, ya. Padahal alur berjalan sangat ringan, sederhana, dan penuh canda. Karakter Pidi dibangun dengan baik pada awal cerita. Tingkahnya dan dialog-dialognya yang santai tapi ngena itu menjadi ciri khas Pidi. (Kok, aku sekilas teringat dengan Dilan, ya, yang punya dialog-dialog santai tapi ngena juga). Dari sekian banyak teman-teman Pidi, ada wujud Ninuk yang dimainkan dengan sangat baik oleh Ricky Harun yang mampu membuat celotehan lucu secara natural. Karakter Ninuk, bagiku, menjadi scene stealer di film Koboy Kampus. Ricky Harun masih punya performa acting yang prima, mengungguli para pemain lain di film ini.

Trik Bikin Negara Baru Versi Film Koboy Kampus (2)

4. Ada romansa anak ITB dan anak Unpad
Nah, bagian ini paling mengocok perut. Ada scene Rianto, teman Pidi, sedang apel malam minggu ke rumah Nia, si gadis Unpad. Bagian ini adalah scene favoritku. Lucunya natural ketika Rianto ingin menyatakan cintanya tetapi Pidi dan teman-teman terus saja menelepon ke rumah Nia. Rianto merasakan awkward moment saat harus masuk ke ruang keluarga untuk mengangkat telepon sampai 3x dan harus ditonton oleh segenap ibu-ibu yang lagi ramai di rumah Nia. Romansa anak ITB dan Unpad pada 90-an nyata adanya, ya. Kisah itu dipotret dengan jenaka dalam film Koboy Kampus.

5. Film Koboy Kampus bergenre komedi-musikal
Kamu akan banyak mendengar lagu-lagu yang diproduksi oleh The Panasdalam bank di film Koboy Kampus. Lagu-lagu itu dinyanyikan merdu oleh Jason Ranti sebagai Pidi. Petikan gitarnya, lirik-liriknya yang satir, serta musiknya membuatku bisa bertahan menonton film ini dari awal sampai akhir. Jason Ranti sendiri memang seorang penyanyi indie, jadi nggak heran kan Jason mendapat porsi lebih untuk membangun unsur musikal di film ini. Unsur-unsur komedi juga banyak bertebaran di sepanjang film. Selain scene lucu romansa anak ITB dengan Unpad, scene paling konyol selanjutnya adalah scene Pidi dan teman-temannya mengospek mahasiswa baru. Scene yang dibangun oleh lebih dari 100 extras itu benar-benar membangun nuansa komedi apik di film Koboy Kampus. Seisi bioskop tertawa-tawa dalam sekejap.

Trik Bikin Negara Baru Versi Film Koboy Kampus (3)

Ada banyak hal seru lain dalam film Koboy Kampus. Koboy Kampus memotret kehidupan dunia kampus tahun 1998 dengan apa adanya. Ketika banyak cerita film yang mengangkat kegetiran tahun 1998, film ini menyuarakan hal sebaliknya. Ada sisi kehidupan lain yang baik-baik saja tapi juga sebenarnya bergejolak di tengah kekacauan politik 1998 itu. Ya, seperti negara baru The Panasdalam ini. Bergejolak tetapi tidak mengganggu. Yang ada hanya mengocok perut. Tidak ada yang berlebihan. Yang berlebihan hanya sikap anak-anak Seni Rupa yang semangat sekali membangun negara baru versi mereka, ingin membuktikan bahwa mereka bisa protes tanpa harus turun ke jalan. Sederhana, tetapi lucu. Ada banyak pesan tentang nasionalisme, patriotisme, hingga perdamaian yang menjadi satir di film ini. Sayangnya, kejenakaan yang dibangun di awal film tidak ada tanda-tanda mencapai klimaks di akhir. Cerita yang sederhana itu terasa sangat datar, emosi yang dilontarkan oleh Pidi pun tidak tampak grafik naik-turunnya. Ricky Harun sukses menjadi penyelamat cerita meski kemunculannya tidak terlalu sering. Namun, dia memainkan porsinya dengan sangat baik. Realisme yang dimunculkan di film Koboy Kampus sungguh kuat. Mungkin di sana kekuatan Pidi Baiq sebagai penulis cerita film ini.

Kalau kamu penasaran, yuk ke bioskop tanggal 25 Juli 2019. Ada jajaran artis lain yang menghidupkan film hasil kolaborasi 69 Productions dengan MNC Pictures ini. Di antaranya Bisma Karisma, Miqdad Addausy, David John, Danilla Riyadi, Vienny JKT48, dan Stefi Zamora. Seru, kan.

Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

In Story Land

Tumpeng Kismis, Canape, dan Tomahawk Steak dalam 70 Tahun Diplomasi Indonesia-USA

Tahu nggak, apa uniknya hidup di perantauan? Aku mengenal banyak sekali budaya dan kuliner yang berbeda dari kota asal. Salah satunya nasi tumpeng. Aku sendiri berasal dari Padang yang nggak mengenal perayaan dengan "tumpengan" atau potong tumpeng. Kalau di Padang aku tahunya sekumpulan lauk-pauk yang disusun di area makan untuk "makan basamo" (makan bersama), di sini aku ikut tumpengan. Sejak tinggal di Jakarta, aku mulai terbiasa dengan nasi kuning yang ditata berbentuk kerucut lalu dikelilingi lauk-pauk itu. Nasi kerucut ini seperti gunung api yang siap meletus. Setelah ditelisik lebih jauh, nasi tumpeng memang berasal dari tradisi Jawa. Ternyata ada filosofinya, lho. Justru aku tahu makna tumpengan ini dalam perayaan anniversary 70 tahun diplomasi Indonesia-Amerika Serikat di Kem Chicks beberapa hari lalu.

Nasi tumpeng dibuat seperti kerucut itu sebagai simbol permohonan dalam kepercataan Hindu. Bentuknya memang dianalogikan sebagai Gunung Mahameru, gunung tertinggi di Pulau Jawa. Nah, posisi puncak itu disimbolkan sebagai tempar bersemayamnya para dewa. Tumpeng selalu disajikan untuk perayaan-perayaan khusus untuk mengingatkan manusia kepada Tuhan. Ternyata nama "tumpeng" itu sendiri adalah sebuah akronim dari "tumapaking penguripan, tumindak lempeng tumuju Pangeran." Artinya adalah berkiblatkan kepada pemikiran bahwa manusia itu harus hidup menuju jalan Tuhan. Oranng-orang Jawa sangat percaya bahwa adanya kekuatan gaib yang mengatur hidup manusia, sehingga tumpeng dibuat untuk penyembahan dan permohonan kepada kekuatan gaib itu.

Tumpeng kismis

Tumpengan 70 tahun Indonesia-USA

Saking kuatnya filosofi tumpeng dalam masyarakat Jawa dan erat kaitannya dengan agama Hindu, Islam masuk juga melalui tradisi tumpengan ini. Tradisi Islam yang masuk ke Jawa melalui pendekatan budaya memodifikasi tumpeng dengan akronim "yen metu kudu sing mempeng" yang artinya bila keluar harus dengan sungguh-sungguh. Jumlah lauk-pauknya biasanya 7 jenis yang dimaknai sebagai pitulungan atau pertolongan. Dalam Islam pula, bentuk kerucut dalam nasi tumpeng dijadikan simbol hubungan manusia dengan Tuhan, semakin ke atas/tinggi, semakin sempurna.

Dari makna tumpeng yang punya filosofi panjang itu, aku jadi terbiasa mengikuti perayaan-perayaan besar dengan tumpengan. Bahkan, kalau aku atau Junisatya ulang tahun, ada anggota keluarga yang bertanya, "Potong tumpeng, nggak?" Aku hanya menjawab dengan tersenyum. Tumpeng memang sudah jadi makanan tradisional yang sebagai simbol rasa syukur kita atas sesuatu.

Sebenarnya aku punya beberapa kisah seru saat ikut tumpengan ini. Salah satunya saat aku ke Jember beberapa waktu lalu. Aku menghadiri Waton Festival 2019 di Pantai Watu Ulo. Masyarakat setempat punya tradisi lempar kupat dan kembul bujono. Saat itu, ada ketupat yang disusun berbentuk kerucut  mirip nasi tumpeng yang berukuran besar yang nantinya akan dilemparkan ke warga sekitar acara. Lalu, setelah itu orang-orang akan duduk berjajar di area terbuka lalu disajikan nasi tumpeng untuk dimakan bersama. Namanya kembul bujono. Aku menikmati keseruan makan bersama di area terbuka itu. Nasi tumpeng yang disajikan nggak cuma satu, tapi banyak. Lauknya pun sudah disediakan di sekeliling nasi tumpeng beralaskan daun pisang. Nasi tumpeng beserta lauknya bisa dinikmati banyak orang di sekitar. Mereka malah berebut seperti saat lempar kupat. Bukan karena lapar, tapi demi mengambil berkahnya karena nasi tumpeng ini sudah melewati serangkaian doa dan persembahan. Unik ya tradisinya.

Kembul Bujono Waton Festival Jember

Tumpeng ala Kembul Bujono

Aku melihat tumpeng yang berbeda saat peradayaan anniversary ke-70 tahun diplomasi Indonesia dan Amerika Serikat. Sebagai bentuk rasa syukur untuk hubungan bilateral yang sudah cukup lama ini, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta bekerja sama dengan Kem Chicks menyajikan tumpeng dengan akulturasi nilai rasa dari kedua negara. Nasi tumpengnya ditaburi kismis. Lalu lauk pauknya beragam sekali dan ada camilan dari Amerika Serikat juga yang bisa aku cicipi di Kem Chicks.

Perayaan diplomasi ke-70 tahun ini juga tentang percampuran kuliner. Ada banyak masakan Indonesia di Amerika Serikat. Begitu juga dengan masakan rasa Amerika yang bisa kita cicip di sini. Nggak heran pesta tumpeng kali ini juga diimbuhi dengan kuliner rasa Amerika seperti canape buah dan smoke beef. Canape ini biasa disebut fingers food bagi orang Amerika. Aslinya dari Prancis sebenarnya. Tapi lazim dibuat juga di Amerika. Makanan canape ini termasuk jenis makanan kecil yang disusun dekoratif terdiri dari sepotong roti, puff pastry, dengan topping makanan gurih. Makannya dicomot pakai tangan atau cukup 2 jari dan dimakan dalam satu gigitan. Itulah asal nama canape.
Canape, kuliner Amerika

Canape, kuliner Amerika (2)

Canape, kuliner Amerika (3)

Daging Tomahawk Amerika


Setelah cobain tumpeng berbalur kismis, aku mencicip canape juga. Sungguh rasa yang dicecap lidah berakulturasi sedemikian rupa. Meski belum pernah ke Amerika, makan makanan ini saja sudah bikin aku bahagia. Apalagi perayaan diplomasi ini ditutup dengan demo masak dari Chef Andy (Masterchef) yang membuat tomahawk steak yang daging sapinya diimpor dari Amerika. Harganya jangan ditanya, ya, please. Jutaan rupiahlah pokoknya tapi enak sih.

Banyak doa baik untuk hubungan yang terjalin ini antara Indonesia dan Amerika Serikat. Semoga dua negara ini baik-baik saja, makin baik malah. Semoga visa ke Amerika nggak dipersulit bagi pemilik paspor garuda. Dan, semoga suatu saat aku bisa roadtrip di tanah Amerika suatu hari nanti. Mari aminkan ya, teman-teman.


Read More

Share Tweet Pin It +1

26 Comments

In Advertorial Land Story Land

5 Kamera DSLR untuk Pemula dengan Harga Terjangkau

Kamu pernah galau dalam memilih kamera, nggak? Kalau aku sering sekali. Kamera kini jadi aset berharga untukku sejak menekuni dunia travel-blogging. Setiap ada agenda traveling, kamera dan beberapa aksesorisnya sudah jadi benda wajib yang ada di ransel. Aku sudah 2 kali berganti kamera dan berganti merk. Dan, kini aku pakai kamera yang paling nyaman dan sesuai kebutuhan saja. Sebenarnya aku belum begitu mahir soal dunia lensa ini. Aku menggunakan kamera dan membidik objek dengan menggunakan rasa. Paling sering kugunakan untuk memotret landscape di perjalanan.

5 Kamera DSLR untuk Pemula
Sumber: idntimes.com
Nah, omong-omong soal kamera, kamu lebih suka kamera yang seperti apa? Dalam membeli atau memilih sebuah kamera untuk pemula memang terbilang cukup sulit, apalagi kamera DSLR. Kenapa sulit? Karena ada begitu banyak pilihan kamera DSLR yang setiap merk atau tipenya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, akan terasa lebih sulit lagi jika budget yang kamu punya hanya mencapai 1-5 juta saja. Pilihan dilematis ya. Ingin kamera bagus, tapi harga yang sesuai kantong. Apalagi seperti yang kita tahu bahwa harga kamera DSLR memang memiliki harga yang mahal.

Hal ini juga pasti menjadi sebuah dilema buat kamu yang memang seorang pemula yang punya  hobi fotografi, kan? Eits, tunggu dulu, kamu nggak perlu khawatir lagi karena aku sudah bikin daftar pilihan kamera DSLR yang bisa kamu beli dengan budget terbatas dan punya spesifikasi yang nggak kalah bagus.

1. Canon Powershot SX410 IS

5 Kamera DSLR untuk Pemula 2
Sumber: canon.co.uk

Siapa, sih, yang nggak tahu dengan kamera merk Canon? Orang yang bergelut dan memiliki hobi dalam dunia fotografi pasti tahu dengan kamera DSLR buatan Canon yang punya spesifikasi terbaik. Nggak cuma mengeluarkan kamera DSLR kualitas canggih dengan harga premium, ternyata Canon juga mempunyai kamera DSLR di bawah 1 juta rupiah dengan kualitas mumpuni, lho. Kamera ini dikenal dengan tipe kamera Canon Powershot SX410 IS yang dilengkapi dengan resolusi kamera sebesar 20 MP dan prosesor DIGIC 4+.

Bukan cuma bisa dipakai untuk foto-foto saja, kamera ini juga bisa berfungsi untuk merekam video dengan kualitas mencapai 720 sampai 1080 yang sudah berbentuk HD. Kamera Canon Powershot SX410 IS ini cuma dijual dengan kisaran harga 1 jutaan saja. Keren, kan?

 2.  Nikon D3200 

5 Kamera DSLR untuk Pemula 3
Sumber: cnet.com


Ketika berbicara tentang dunia fotografi dan kamera, rasanya kurang lengkap jika tidak membahas tentang merek kamera ternama seperti Nikon. Brand kamera asal Jepang ini memiliki reputasi yang sangat baik di kalangan pencinta fotografi. Kabar baiknya, Nikon juga mempunyai kamera DSLR dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau, yaitu Nikon D3200. Sama halnya dengan produk kamera versi sebelumnya, Nikon D3200 ini juga dilengkapi dengan fitur canggih dan keren yang bisa menghasilkan gambar dengan kualitas bagus.

Kamera Nikon D3200 ini memiliki lensa sebesar 24 MP dan juga bisa merekam video dengan resolusi full HD. Untuk aperture dibekali dengan lensa sebesar 1f serta memakai format CMOS DX yang dimana dalam pengambilan gambarnya bisa sangat bagus dan cepat.  Lalu pada sektor audio focus-nya, kamera dslr ini masih menggunakan lensa yang sama dengan lensa versi sebelumnya yaitu, sebesar 18-55mm. Untuk bisa memiliki kamera dslr Nikon D3200 ini kamu bisa membelinya di berbagai toko online ternama dengan harga sekitar Rp3.750.000.

3.  Nikon D3400

5 Kamera DSLR untuk Pemula 4
Sumber: shopee.co.id

Buat kamu yang membutuhkan kamera untuk video, maka kamera ini sangat tepat untuk dijadikan pilihan. Dengan bentuknya yang lebih mungil dari DSLR lainnya, Nikon D3400 ini memiliki sebuah sensor CMOS APS-C 16.2 MP dengan shutter speednya mencapai 1/4000 sec, built-in flash, frame rate 5.0 fps serta dibekali dengan rentang ISO berukuran 100-6400. Sedangkan untuk harga Nikon D3400 bisa dibeli dengan harga sekitar Rp4.800.000.

4. Pentax K50

5 Kamera DSLR untuk Pemula 5
Sumber: ricoh-imaging.co.jp


Brand DSLR Pentax memang tidak seperti Canon dan Nikon yang dikenal banyak orang, tetapi kamu perlu tahu bahwa nama Pentax sendiri cukup banyak dikenal dikalangan para photographer. Kamera DSLR merk Pentax ini memiliki keunggulan harga terjangkau dengan kualitas gambar yang sangat bagus dan terdapat fitur stabilizer di dalam body kameranya. Selain itu, kamera ini juga dibekali dengan fitur weather sealed atau tahan terhadap cuaca yang umumnya ditemui kamera kelas atas lainnya.

Untuk kecepatan rana kameranya bisa mencapai 1/6000 sec jauh di atas kamera mid-end. Pentax K50 juga menawarkan kemampuan ISO yang fantastis karena mampu mencapai angka 51.200. Oh iya, kalau kamu mau memiliki kamera DSLR bisa membelinya di Shopee dengan harga sekitar Rp5.250.000.

5. Canon EOS 4000D

5 Kamera DSLR untuk Pemula 6
Sumber: canon.co.uk


Last but not least adalah kamera DSLR dengan spesifikasi mantap dan harga terjangkau untuk pemula keluaran Canon, yaitu Canon EOS 4000D yang memiliki desain lebih simple. Canon EOS 4000D dipersenjatai dengan menggunakan sensor CMS APS-D 18MP, frame rate 30fps, memiliki shutter speed mencapai 1/4000 sec dan built in flash. Untuk kemampuan rentang ISO-nya sendiri kamera ini bisa sebesar 100-6400. Harga kamera Canon EOS 4000D dijual dengan kisaran harga Rp 4.900.000.

Nah, dari 5 deretan kamera DSLR yang aku jabarkan di atas, mana yang sesuai banget sama kebutuhan dan budget kamu? Share ya di komen. Yang pasti, kamera-kamera ini memiliki spesifikasi mantap dengan harga terjangkau untuk pemula. 

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments