In Hospitality Land

The Village Resort, Menginap di Bogor Rasa Bali

Liburan yang nggak jauh-jauh dari Jakarta, enaknya ke mana, ya? Pasti hampir semuanya sepakat menyebut kata 'Bogor'. Tapi rasanya, kalau akhir minggu dihabiskan di Bogor lagi, bosen nggak ya? Belum lagi macet sekali kan Kota Bogor, apalagi jalan menuju kawasan Puncak.

Nah, biar nggak bosan, Bogor ternyata masih punya spot untuk liburan keluarga atau bersama teman-teman kok. Aku staycation di The Village Resort beberapa waktu lalu. Begitu melihat lokasi resort ini di Google Maps, wah ternyata nggak jauh dari pintu tol Ciawi, tepatnya di kawasan Pancawati. Kebetulan banget, kalau berangkat lebih pagi, tentu tol belum semacet siang. Arus ke Bogor akhir pekan memang susah ditebak, tapi setidaknya aku dan Junisatya sudah meminimalisir jenuh di jalan sejak pagi.

Kali ini, aku staycation nggak cuma berdua sama Junisatya. Ada 3 orang lagi yang gabung bersamaku, teman-teman si pejuang konten Jalan Jajan Seru. Ada Mia (jejakjelata), Ogie, dan istrinya Ribka. Udah nonton video Youtube kami belum? Niatnya waktu itu, kami mau liburan bersama biar lebih akrab sekaligus membayar kesibukan satu tahun terakhir bikin konten bersama. Sekali-kali liburan tanpa beban-lah, ya.



Oke, aku mau cerita tentang The Village Resort. Aku sengaja meminta check in lebih awal sehingga bisa menikmati area resort ini lebih lama. Ternyata kami nggak sendiri, ada rombongan kantor datang yang membuat suasana resort kian ramai. Waduh, jumlah kami yang cuma berlima ini, akan ketiban banget dong sama hebohnya rombongan yang datang sampai 2 bus itu.

Namun, ternyata enggak. The Village Resort cukup luas menampung puluhan bahkan ratusan orang. Tipe kamarnya pun beda-beda. Karena konsepnya resort dan ala-ala di kampung Sunda gitu, kita bisa memilih kamar yang bisa diisi 2 orang, 4 orang, 8 orang, bahkan sampai 30 orang. Wew, barak.



Suasana outdoor The Village Resort sungguh tenang dan nyaman. Areanya cukup luas. Ada gazebo, area bermain, area taman, dan outbond. Kolam renangnya juga ada 2 buah. Jadi nggak perlu rebutan. Setelah makan siang, aku dan teman-teman menghabiskan sore dengan main tenis meja dan bilyar. Sungguh receh ya kebahagiaan kami saat itu. Sore yang mendung, pesan makanan delivery, dan berjam-jam battle tenis meja dan bilyar sudah membuat kami senang dan banyak tertawa.

Oiya, selama di The Village Resort kami dapat jatah makan siang, makan malam, dan sarapan. Seru banget deh. Karena kami cuma grup kecil (dibanding rombongan yang datangnya pakai bus), jadi makanan kami sudah disediakan ekslusif di area gazebo. Menunya sederhana, menu rumahan Sunda. Sambelnya enak banget dan lalapannya segar. Hasil metik langsung di kebun kali, ya.




Area gazebo The Village Resort jadi area favorit kami. Ada kasur double bed untuk bersantai ala di Bali, saung dengan meja dan bangku kayu, posisinya persis di atas kolam ikan, ada sofa untuk duduk bermalas-malasan. Areanya berupa teras terbuka yang view-nya taman dan kolam renang. Suasananya menyenangkan.

Seakan nggak kehabisan ide, kami masih bisa seru-seruan di malam Bogor yang dingin. Ada area untuk api unggun, areanya mirip amphiteater mini. Kayunya udah disediakan pihak resort. Bahkan kita bisa minta tolong petugas untuk menyalakan api unggun. Dan, voila... ini dia api unggunnya.


Cihuy, malam kami jadi hangat. Apalagi ada dendangan lagu dari arah restoran. Rupanya rombongan besar yang datang bersamaan dengan kami sedang berpesta dan berjoget bersama. Ada yang menembakkan kembang api. Lumayan kan, kami bisa ikutan bisa berjoget mengelilingi api unggun dan melihat langit malam hingar bingar. Kurang jagung bakar, marshmallow, dan ubi bakar, nih. Pasti makin lengkap dan kenyang.

The Village Resort super menyenangkan buat yang butuh suasana hijau, tenang, udara segar, dan nggak jauh dari Jakarta. Rate kamarnya mulai dari Rp400.000. Disesuaikan dengan tipe yang ingin dipilih. Dengan rate mulai harga segitu, menurutku worth it banget karena kita bisa dapat mengitari area resort sepuasnya. Cocok sekali untuk weekend escape, bukan?!

Read More

Share Tweet Pin It +1

12 Comments

In Story Land

8 Tips Outwear Nyaman untuk Hijab Traveler

Sebenarnya sudah lama aku ingin menulis tips ini. Ya, meskipun aku nggak terlalu concern dengan fashion, tapi ternyata fashion hijab untuk traveling cukup jadi perhatian. Ya, selain karena banyak yang mengira, hijab traveler itu tentu ribet bawaannya. Padahal nggak juga lho, asal disiasati dengan trik mix and match outwear.

Style outwear memang favoritku. Aku cukup menyiapkan beberapa inner yang tipis dan bawahan polos, tinggal divariasikan dengan outwear-nya. Ini tujuannya untuk meminimalisir bawaan, apalagi kalau traveling lebih dari seminggu. Kita harus cermat memilih pakaian terbaik dan nggak berlebihan.
8 Tips Outwear Nyaman untuk Hijab Traveler



Di luar dugaan, outwear untuk para hijaber sekarang variatif banget. Model dan bentuk layernya juga beragam. Kamu bisa menyesuaikan dengan destinasi tujuan traveling-mu. Misalnya, pakai outwear yang tipis, bahan transparan, dan warna cerah untuk liburan di pantai. Kita bisa juga pakai outwear bermotif untuk piknik di taman atau kemping di hutan. Kalau mengunjungi negeri 4 musim, coat berbahan rajut atau suede jadi andalan, terutama saat penerbangan panjang.

Mau tahu lebih lengkap?

Aku share 8 tips outwear nyaman untuk hijab traveler yang jadi andalanku. Tips ini nggak sekadar tips, tapi kamu bisa cek juga online store-nya. Siapa tahu bisa menginspirasi teman-teman sesama hijab traveler sepertiku.

Kamu bisa cek artikel lengkapnya di sini ya.

https://my-best.id/lists/131956

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Movie Land

Nonton Film Temen Kondangan Biar Move On di Kondangan [Review Film]

Apa jadinya saat mantanmu mengundang ke resepsi pernikahannya? Galaunya  dua kali. Kalau nggak datang, dikira belum move on. Kalau datang dan sendirian, harga diri tercabik-cabik. Itulah yang dirasakan Putri yang diperankan oleh Prisia Nasution di film drama komedi Temen Kondangan.

Sungguh premis film ini sangat sederhana, bukan? Cuma tentang kegalauan datang ke kondangan mantan. Kalau aku jadi Putri, nggak kebayang sih mesti mikirin gandengan buat datang kondangan Deny, mantannya yang diperankan oleh Samuel Rizal. Apalagi Putri ini diceritakan sebagai selebgram yang paling gampang diserbu dengan komen negatif netizen.

Putri yang sudah memutuskan untuk tidak datang ke resepsi mantannya, mendadak diserbu oleh teman-teman se-geng. Teman-temannya menantang Putri, "Kalau emang udah move on, seharusnya datang, dong." Lalu, ada yang nyeletuk, "Mau datang sama siapa?"
Nonton Film Temen Kondangan - image: MNC Pictures documents

Nonton Film Temen Kondangan - Image: MNC Pictures Documents

Nah, dalam 1 hari, Putri harus menemukan gandengan terbaik untuk dipamerkan di kondangan mantan esok harinya. Masalahnya, Putri belum punya pacar lagi sejak putus dengan Deny. Dari sinilah kekonyolan-kekonyolan di film ini dimulai. Putri dikenalkan oleh teman kantornya sekaligus asistennya pada Juna (Kevin Julio) yang sudah biasa membuka jasa temen kondangan. Ya, dengan nekat, Putri langsung mengirimkan chat kepada Juna yang merupakan sepupu dari asistennya itu (Chika Waode).

Karena pesannya belum dibalas Juna, seharian Putri hanya duduk berdiam diri di kantornya. Lantas, saat atasannya, Galih (Gading Marten) mencoba menghiburnya, Putri pun sempat menawarkan Galih untuk jadi gandengannya, tetapi Galih tidak mengiyakan.

Duh, cari temen kondangan ternyata lebih susah daripada cari pacar beneran, ya.
Padahal seharusnya gampang banget, kan. Tinggal ajak temen aja buat kondangan demi nggak disangka belum move on. Tapi urusannya jadi panjang. Belum lagi kejadian di kondangan Deny dan Fitri yang seketika rusuh karena urusan permantanan ini. 

Siapakah yang akan jadi temen kondangan Putri?

Drama komedi produksi MNP Pictures ini mengangkat kegelisahan yang related dengan kehidupan milenial. Menariknya, film ini punya alur yang cukup cepat, diambil dari sudut pandang Putri. Film Temen Kondangan hanya mengambil set waktu dalam 3 hari. Hari pertama saat Putri menerima undangan. Hari ke-2, Putri mencari temen kondangan. Hari ke-3, hari H kondangan mantan. 80% peristiwa di film ini justru berfokus pada sesi resepsi itu.

Unsur komedi di film ini juga terasa natural dan sangat ringan. Berkat Gading Marten dan Reza Nangin, komedi di film ini terasa hidup. Karakter Putri yang serius bisa menjadi sangat renyah berkeliaran di hall resepsi mantannya sendiri.

Nonton Film Temen Kondangan - Image: MNC Pictures Doc

Sebenarnya apa yang diangkat di film ini adalah sebuah tragedi kekinian ulah cuitan social media. Dulu mungkin datang kondangan mantan nggak akan sepanjang dan seribet ini urusannya. Namun, semua berubah dengan adanya social media dan apalagi ada banyak sekali tipe orang yang lebih mementingkan cuitan netizen ketimbang suara hati.

By the way, ini juga pertama kalinya Prisia Nasution berakting dengan Gading Marten. Sama-sama aktor peraih Piala Citra pula. Karakter mereka sangat kuat dan saling mengimbangi karakter yang lainnya. Duet Prisia dan Gading malah nggak failed sama sekali, apalagi Prisia juga baru pertama kali main drama komedi. Tentu kita semua penasaran dengan film Temen Kondangan, bukan. Jajaran cast-nya nggak main-main, lho. Ada Olivia Jensen, Diah Permatasari, Febi Febiola, dan sebagainya.

Kamu lebih baik siap-siap rusuh di bioskop mulai tanggal 30 Januari untuk nonton Temen Kondangan. Mendingan rusuh di bioskop daripada rusuhin kondangan mantan, kan?! Coba latihan bawa gandengan ke bioskop dulu, biar nggak kaku saat datang kondangan mantan.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments