Review Film Single : Gue Single, Lalu...?

Single means satu, jomblo, sendiri, belum menikah. Lagi-lagi Raditya Dika mengangkat tema kejombloan di filmnya. Bosan? Tentu tidak kalau formulanya menarik. Mulanya, yang mengantarku buat nonton Single adalah trailer-nya. Keren. Lalu yang kedua, ada teman yang penasaran dan ingin nonton. Jadilah aku berada di kursi bioskop suatu malam, menonton sambil tertawa-tawa.

Sekilas, film Single mengingatkanku dengan film Dono-Kasino-Indro era 90-an. Ada 3 pemain konyol utama yang mengisi keseluruhan alur di film ini, Ebi (Raditya Dika), Wawan (Pandji Pragiwaksono), Victor (Babe Cabita).

Ebi, hidup sebagai single padahal umurnya 27 tahun, belum punya pekerjaan tetap, tinggal di sebuah kos-kosan. Sebenarnya hidup Ebi biasa-biasa saja. Namun, ibunya mulai berulah minta cucu dan cuap-cuap membandingkannya dengan adiknya, Alva yang jauh lebih sukses, Ebi akhirnya memutar otak untuk hidup mapan dan mencari pacar. Dibantu Wawan dan Victor, Ebi mulai bergerak sesuai saran konyol sahabat satu kosnya. Mulai dari mengorek list teman lama. Gagal. Lalu mencoba kenalan dengan teman baru di bar. Juga gagal. Akhirnya Ebi bertemu satu cewek anak baru satu kos, Angel (Annisa Rawles).

Film Single (Foto dari sini)
Di sinilah kisah cinta Ebi dimulai. Kenyataan bahwa Angel punya 'kakak-kakak-an' bernama Joe (Chandra Liow), sempat membuat Ebi mundur dan jungkir balik. Ebi yang polos hanya pasrah melakukan saran-saran superkonyol dari Wawan dan Victor demi mendapatkan cinta Angel. Kepolosan Ebi tetap menjadi magnet dalam film ini.

Intinya memang tidak terlalu berbeda dengan seri Malam Minggu Miko di Youtube. Namun, kemasannya yang membuat Single ini berbeda. Meski pada frame pertama, sedikit mirip Warkop DKI, tak ada salahnya trio Dika, Pandji, dan Babe belajar dari suhu mereka. Cameo Pevita Pearce, Dede Yusuf, Dewi Huges, dan D'Massiv menjadi nilai plus di film ini di tengah cast yang tergolong biasa-biasa saja di dunia seni peran.

Yang aku suka dari film ini justru pengambilan gambarnya. Tak seperti kebanyakan kisah drama-komedi, Single menata detail properti dengan baik. Aku suka interior kos-kosan Ebi. Dekorasinya sangat anak muda, penuh warna, dan sangat ramah di kamera. Lalu, saat cerita berpindah ke Bali, Bedugul menjadi sangat manis. Sunset view-nya, pengambilan suasana alam Bali, dekorasi garden party, semua menarik. Gambar-gambar ini membuat 2 jam nonton Single menjadi tak terasa, tentu saja dengan kisah mengundang tawa di sepanjang film.

Trio sekawan. (Foto diambil dari sini)

Ebi mulai beraksi. (Foto diambil dari sini)
Yuk, ke bioskop. Ini Desember lho, summer-nya film Indonesia.

2 comments:

  1. Review lo bikin gue mau nonton film ini, tapi nanti aja deh di tv... paling gak sampe 5 bulan, udah ada di tv.. hahahaha..:P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau nonton ini di TV, mungkin nilai kelucuannya berkurang. Better nonton di bioskop

      Delete

Instagram @sansadhia