In Journey Land

Angin Semilir di Crystal Bay Nusa Penida

Ada satu pantai di Nusa Penida yang lebih dulu dikenal dan ramai. Namanya Crystal Bay. Pantai ini berada di sisi barat Nusa Penida, bertolak belakang dengan Pantai Atuh. Setelah sesorean main di Pantai Atuh esok paginya aku bersiap menyusuri timur pulau telur emas Bali ini.

Hujan sempat mengguyur pagi itu. Matahari tertutup awan kelabu. Tapi itu tak mematahkan asaku untuk melanjutkan perjalanan. Usai sarapan di penginapan kami, Bukit Sunrise, aku dan teman-teman seperjalanan berkendara menyusuri pesisir utara pulau ini kembali ke arah dermaga Toya Pakeh. Katanya dari Toya Pakeh, Crystal Bay tidak terlalu jauh. Beruntungnya, jalan di Nusa Penida ini tidak membuat banyak cabang. Sangat mudah untuk menemukan arah di tengah belantara.

Crystal Bay di Nusa Penida
Crystal Bay yang sedang pasang.
Tak seperti jalur ke Pantai Atuh, jalan menuju Crystal Bay lebih banyak petunjuk arah. Lokasinya juga melewati banyak warung dan banyak penginapan. Cottage-cottage yang hits di Nusa Penida terdapat di sekitaran Crystal Bay. Namun, jangan senang dulu. Jalanannya masih tetap berliku dan sedikit berlubang.

Aku sampai sempat menyeletuk, "Kenapa, ya, jalur menuju pantai itu pasti berlubang?" Lalu pertanyaan itu kujawab sendiri, "Karena kandungan garam di udara sangat tinggi sehingga mengikis molekul pada benda padat, seperti aspal dan batu." Jadi, harap terima keadaan jalan apa adanya.

Mendekati Crystal Bay, jalanan mulai menurun terjal. Pohon-pohon semakin jarang. Laut sudah tampak dari kejauhan. Dengan petunjuk arah yang sangat membantu, aku sampai juga di deretan warung sekitar Crystal Bay.

Crystal Bay merupakan pantai di ufuk barat Nusa Penida. Pantai ini menjadi salah satu dermaga kecil dan terdapat banyak perahu motor dan speedboat yang dapat disewakan pengunjung. Jika ingin snorkeling, kita bisa menyewa perahu dari pantai ini. Tak jauh berbeda dengan Pantai Atuh, pantai ini juga dikepung tebing-tebing karang. Ada pulau karang yang berlubang juga tak jauh dari bibir pantai.

Karena Crystal Bay sudah sangat ramai, pasirnya tak lagi putih sebersih Pantai Atuh. Namun, warna air lautnya masih menawan. Begitu juga dengan karang-karangnya. Sayangnya aku tak sempat berlama-lama berada di sana. Niat hati hendak snorkeling, tapi apa daya, ombak sedang besar. Mungkin lain kali.

Tempat snorkeling di Nusa Penida
Bermain ombak di Crystal Bay.
Crystal Bay Nusa Penida
Junisatya sedang asyik di pantai.

Aku menyusuri pasir yang lembut. Air laut sedang pasang. Melihat pemandangan batu karang di lepas pantai, membuat hati ini tenang. Meski tak semegah Pantai Atuh, Crystal Bay punya pesonanya sendiri. Crystal Bay ini berupa ceruk kecil yang dipagari karang-karang. Air laut cenderung tenang di sini. Kalau mau berjalan-jalan melihat karang-karang yang menawan, kita bisa berlayar lebih ke tengah. Berkunjung ke Broken Beach lewat jalur laut juga bisa. Nanti aku cerita tentang Broken Beach di jurnal post selanjutnya, ya. Untuk saat ini, mari kita nikmati angin semilir di Crystal Bay.

Oiya, waktu yang tepat untuk ke pantai ini adalah sore hari karena bisa melihat sunset yang bagus dari sini. Kalau mau snorkeling, ya, berarti datang lebih pagi agar ombak tak terlalu tinggi. Bermain di pantai ini menyenangkan, kok, apalagi kalau kita menginap di cottage tak jauh dari Crystal Bay. Biar bisa menikmati ceruk pinggir laut yang damai itu sepuasnya.

Related Articles

6 komentar:

  1. Nyaman sekali pantai Crystal Bay, sayangnya saya baru sekali pergi ke Bali itupun waktu studi tour sekolah, semoga kelak saya bisa datang lagi kesana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ke Bali lagi, mbaknya harus nyebrang ke Nusa Penida ya. Selain Crystal Bay, masih banyak pantai keren di sana.

      Delete
  2. Banyak tempat menarik ya di Bali. Ntah kenapa belom ada keinginan untuk ke Bali hihi

    omnduut.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini bukan di Pulau Bali sih Om. Ini di Nusa Penidanya. Golden Egg of Bali.

      Delete
  3. sebagai orang yang lahir dan besar di Bali, saya cukup malu karena belum pernah main ke sini. Bali ternyata banyak potensi baru ya. Ga sabar nunggu lebaran tahun depan untuk bisa eksplor Bali. Eh, Bali utara juga menarik lho. Mainlah ke tempatku di Buleleng :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, boleh nih. Buleleng masuk list. Kalo someday aku ke sana, aku tinggal calling Mas Hanif ya. :D

      Delete