In Journey Land

3 Museum Unik di Mekah-Madinah yang Harus Dikunjungi Saat Umroh

Ah, umroh. Sampai hari ini, umroh masih berada dalam daftar tunggu perjalananku. Aku sudah mendaftar untuk keberangkatan umroh, tapi belum tahu kapan bisa berangkat. Doakan rezeki itu segera datang, ya, teman-teman.

Biar doa itu semakin diijabah, aku ingin cerita tentang beberapa lokasi yang penting untuk dikunjungi saat kita umroh. Ini juga jadi catatan buatku, jika suatu saat aku dicukupkan untuk berangkat umroh, aku sudah punya beberapa list yang bisa dikunjungi selama perjalanan ibadah. Siapa tahu setelah ini aku semakin didekatkan dengan negeri asal kelahiran Islam itu. Aamiin.

Ada 3 lokasi museum yang aku list untuk dikunjungi saat umroh dan haji. Ini berdasarkan cerita seorang teman yang baru saja pulang dari sana. Aku selalu suka nungguin update teman-teman yang sedang umroh di social media. Serasa beneran berada di sana. Kebetulan ada seorang teman yang perjalanannya sedikit beda. Dia meng-update beberapa tempat yang jarang aku lihat di timeline teman-teman lain yang umroh. Ini temanku yang rajin update social media di Mekah dan Madinah pakai Paket Umroh & Haji XL kali, ya. Sinyalnya oke sepertinya di sana.

Dari info temanku inilah aku jadi tahu bahwa ternyata ada beberapa museum di Mekah dan Madinah, ya. Di sela-sela ibadahnya, temanku ini menyempatkan diri untuk melihat-lihat museum yang seringkali membuatnya merinding dan mengucap syukur. Ini dia museum-museum itu yang sering luput dikunjungi para jamaah umroh dan haji.

1. The Holy Quran Exhibition Madinah

3 Museum Unik di Mekah-Madinah yang Harus Dikunjungi Saat Umroh (2) - source: npr.org
3 museum uni di Mekah-Madinah - source: arabnews.pk
Koleksi Al Quran dari masa ke masa. (Foto diambil dari sini)
Selain untuk tujuan ibadah dan berkunjung ke makam Nabi Muhammad, ada satu tempat yang nggak boleh kita lewatkan, yaitu The Holy Quran Exhibition Madinah. Seorang temanku yang sudah berkunjung ke sana, mengatakan bahwa dia beruntung bisa masuk ke sini karena nggak semua jamaah umroh yang bisa ke sana. Harus reservasi dan hanya pada waktu-waktu tertentu saja museum ini dibuka.

Museum ini memuat sejarah Al Quran dan proses penulisannya. FYI, Al Quran yang asli itu nggak pakai tanda baca sama sekali alias arab gundul. Nah, kita juga bisa melihat sejak kapan Al Quran itu mulai diberikan tanda baca untuk mempermudah umat muslim membaca dan memaknainya.

Selain itu koleksi museum ini juga beragam. Ada berbagai kitab Al Quran yang langka, ada koleksi kaligrafi yang telah menjadi karya seni Islam yang terkenal. Ukuran Al Quran juga beragam, lho. Ada Al Quran raksasa berukuran 143 x 80 cm dengan berat 154 kg. Ada juga kaligrafi bertinta emas yang ditulis tangan oleh Sultan Mahmud II, Kesultanan Usmaniyah. Wow.

Kata temanku, setelah selesai tur museum Al Quran, kita bisa beli Al Quran di sini untuk dihibahkan menjadi koleksi Masjidil Haram. Kalau ada yang ingin punya amal jariyah beribu-ribu kali lipat, memang banyak jamaah dari Indonesia yang beli Al Quran di sini.

Semestinya informasi tentang Museum Al Quran ini bisa di-share lebih luas khususnya untuk calon jamah Indonesia. Sayang sekali kalau umroh dan haji, tapi belum mampir melihat keagungan AL Quran dari masa ke masa. Thanks to Paket Umroh & Haji XL kalau gitu yang kini menyediakan paket data roaming internasional biar kita bisa sharing dan berbagi cerita tentang perjalanan umroh lebih gampang.

2. Exhibition of Two Holy Mosque Architecture

3 Museum Unik di Mekah-Madinah yang harus dikunjungi saat umroh
Salah satu museum wajib kunjung saat umroh. (Foto diambil dari sini)
Museum ini berisi benda-benda bersejarah yang berhubungan dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Exhibition of Two Holy Mosque Architecture memiliki 7 ruangan. Dimulai dari reception hall, Masjid Al Ahram hall, Ka'bah hall, The Photographic hall, Inscription and Manuscript hall, The Prophet's mosque hall, dan Zam Zam Well hall. Secara keseluruhan, museum ini merupakan perwujudan miniatur 2 masjid yang menjadi pusat ibadah yang melengkapi Rukun Islam semua umat Muslim.

Museum eksibisi ini juga memajang koleksi manuskrip dan ukiran dari perpustakaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, beberapa foto tua, dan barang-barang antik. Di antara koleksi-koleksi itu, yang menjadi pusat perhatian adalah salah satu pilah kayu Ka'bah, tangga kayu, pintu Ka'bah yang usianya bahkan ada yang lebih tua dari tahun hijrah. Berarti masih sangat orisinal dan dijaga sekali. Di sini pula kita dapat melihat perkembangan pembangunan Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Duh, aku menulis tentang ini sambil merinding dan membaca Al Fatihah di dalam hati. Berharap Allah segera mengaminkan doaku untuk melihat langsung kemegahan 2 masjid besar itu.

3. Alamoudi Museum Makkah

3 Museum Unik di Mekah-Madinah yang Harus Dikunjungi Saat Umroh (3)
Belajar kebudayaan Arab ya dari museum ini. (foto diambil dari sini)

Nah, kalau ingin melihat sejarah perkembangan Islam dan budaya negeri Arab, kita bisa berkunjung ke Alamoudi Museum Makkah. Temanku memotret beberapa sisi dan koleksi museum ini. Aku sampai bertanya-tanya, dia pakai paket data apa, ya? Beneran pakai Paket Umroh & Haji XL, ya? Kok, ya bisa aktif sekali berbagi di Instagram tentang museum-museum yang dia kunjungi selama berada di Mekah.

Lokasi museum ini di pinggiran Kota Mekah, katanya sekitar 15 menit naik bus dari Masjidil Haram. Kata temanku, kunjungan ini mendadak karena nggak ada di itinerary perjalanan umrohnya. Bangunan museumnya ini terbilang unik karena temboknya menyerupai tembok bangunan arsitektur Arab zaman dulu. Kita juga bisa melihat wujud 3 dimensi Hajar Aswad.

Ada beberapa properti peradaban budaya Arab masa dulu yang terlihat dari perlengkapan sehari-hari, bentuk rumah, arsitekturnya, bentuk sumur, hingga pernak-pernik rumah lainnya. Model dapur orang Arab zaman dulu beda sekali ya. Bangunannya rata-rata berasal dari bahan pelepah kurma dan tanah. Pakaian tradisional Arab dan peralatan perangnya juga di-display sehingga kita serasa kembali ke suasana Mekah tempo dulu. 

Temanku bilang, isi museum ini sungguh unik dan seru. Beda dengan 2 museum yang aku tulis di atas. Alamoudi lebih berisi sejarah kebudayaan dan tatanan hidup orang Arab Saudi zaman dulu. Wah, aku semakin ingin ke Mekah.

Aku berterima kasih sekali ke cerita-cerita temanku ini selama dia umroh. Ada hal-hal baru tentang sejarah Mekah dan Madinah yang aku temukan. Dia juga kerap mem-posting beberapa gambar cantik selama umrohnya, eh tentu di luar waktu ibadahnya ya. Kata temanku, dia baru bisa posting untuk social media ketika sehari sebelum pulang ke Indonesia.

Suatu hari nanti, ketika aku berangkat umroh, aku sudah menyiapkan beberapa printilan umroh sampai ke paket data luar negeri. Kebetulan banget aku sudah baca mengenai keunggulan Paket Umroh & Haji XL yang bisa kita pakai selama perjalanan umroh, bahkan haji. Paket Umroh & Haji XL ini juga ada pilihannya. Aku sampai cek sedetail ini, ya. Soalnya penasaran juga gimana caranya bisa tetap aktif berkomunikasi selama perjalanan umroh dan haji, terutama dengan keluarga di Indonesia. Paket data roaming biasanya mahal.

Paket Umroh & Haji XL ini tergolong terjangkau harganya. Kita dapat menikmati kemudahan nelepon, SMS, akses internet sepuasnya selama perjalanan umroh dan haji di Arab Saudi. Paket untuk 10 hari cuma Rp199.000 dengan kapasitas internet 3G/4G unlimited. Untuk Paket Umroh & Haji XL 20 hari dikenai harga Rp249.000. Murah sekali, ya. Kalau mau paket komplit untuk menelepon ke Indonesia dan SMS, kita bisa beli Paket Umroh & Haji Xl seharga Rp399.000. Aku senang dengan judul internet unlimited Paket Umroh & Haji XL. Beneran praktis digunakan di mana aja selama perjalanan umroh kita.

Suamiku, Junisatya yang sudah lebih dulu berangkat umroh pernah merasa kesulitan untuk akses internet. Wifi hanya ada di kamar hotel. Sementara itu, kebanyakan dia menghabiskan hari hingga lewat tengah malam untuk beribadah di masjid atau berjalan-jalan keliling Mekah dan Madinah. Aku sulit sekali menghubunginya saat akses internet tidak ada. Telepon jadi susah karena interlokal sungguh mahal, menyedot pulsa. Waktu itu Junsatya hanya menggunakan paket roaming terbatas sehingga tidak leluasa berkomunikasi dengan keluarga di Indonesia. Padahal katanya ada banyak hal menarik di setiap sudut Kota Mekah dan Madinah yang sangat ingin ia ceritakan padaku. Katanya aku pasti suka terutama tentang budaya Arab.

Andai waktu itu aku sudah tahu tentang Paket Umroh & Haji XL ini, tentu aku langsung merekomendasikannya kepada Junisatya.

Related Articles

1 komentar:

  1. Wah boleh banget nih mbak, semoga saya ada rezeki buat umroh ya heheheh. Salam kenal

    ReplyDelete