Blog Archive

Tampilkan selengkapnya

Labels

Postingan Populer

Pertama Kali Mencoba Treatment Single Active Acne Photorejuvenation Laser

[Review] Nonton Drama Cina Falling Into Your Smile, Sebuah Impian Jadi Pemain e-Sports Internasional

Baralek Gadang, Tradisi Pernikahan Adat Minang

Langsung ke konten utama

Fakta Penting tentang Scoliosis, Health Talk RS Premier Bintaro

Aku diundang datang ke Helath Talk Rumah Sakit Premier Bintaro. RS Premier secara rutin mengadakan blogger gathering dan health talk. Tujuannya agar kami bisa tahu lebih dini tentang kesehatan, penanggulangan penyakit, fasilitas rumah sakit untuk pelayanan masyarakat, dan mitos-mitos tentang kesehatan.


Kali ini tema health talk adalah Scoliosis. Ada yang sudah tahu apa itu scoliosis? Jujur, ini adalah sebuah ilmu baru bagiku tentang kesehatan tulang.

Scoliosis merupakan kondisi kelainan tulang belakang yang melengkung atau menyamping. Kondisi ini membuat tulang belakang menyerupai huruf 'S' atau 'C'. Kalau kamu melihat ada orang punggungnya berpunuk, itu juga bisa disebut scoliosis.

Health Talk di RS Premier Bintaro diisi oleh dr. Asrafi Rizki Gatam, SpOT-Spine. Dokter Asrafi sharing tentang mitos dan fakta seputar tulang dan scoliosis terutama bagi perempuan. Mari kita bahas tentang mitos scoliosis terlebih dahulu.


Mitos scoliosis

- Penyebabnya adalah angkat beban berat dan postur tubuh yang salah

- Scoliosis menyebabkan nyeri

- Scoliosis dapat dicegah

- Obatnya adalah berenang untuk mengurangi sudut scoliosis

- Dapat disembuhkan dengan posisi duduk yang baik

- Manipulasi spine dan fisioterapi dapat mengurangi sudut scoliosis

- Perempuan dengan scoliosis tidak dapat hamil



Tak kusangka, ternyata mitos-mitos ini memang beredar di masyarakat. Aku sendiri termasuk salah satunya yang termakan mitos scoliosis. Ketika ada tulang yang tidak seimbang, bahu miring, atau pinggul nyeri, banyak orang tua yang bilang bahwa obatnya adalah berenang. Berenang sendiri dapat membuat seluruh badan bergerak dan akhirnya meregangkan tulang dan sendi sehingga bisa kembali lurus dan seimbang. Ternyata ini hanya mitos di dunia medis. Untuk kasus scoliosis, sifatnya idiopatik, alias tidak diketahui penyebabnya dan tentu saja belum ditemukan obatnya. Tindakan seperti berenang dan olahraga lainnya hanya bertujuan untuk mengurangi rasa pegal di punggung dan ditujukan untuk melatih core muscle. Jadi bukan mengobati dan sewaktu-waktu bisa sembuh hanya dengan olahraga.


Penyebab Scoliosis

  • Idiopatik

Tidak diketahui penyebabnya

Paling sering ditemukan pada perempuan

  • Neuromuscular

Gangguan fungsi saraf dan kelainan otot

  • Congenital

Kelainan Bawaan

Ada bagian tulang belakang yang tidak terbentuk sempurna


Kita bisa memeriksa gejalanya sendiri di rumah. Karena ini kelainan tulang yang banyak terjadi pada perempuan dan anak-anak, jadi lebih baik kita cek pertulangan kita dan jika ada kelainan, bisa langsung konsultasi ke dokter. Biasanya kelainannya sudah terlihat lewat bahu yang tidak simetrisl, terdapat punuk di punggung, atau payudara terlihat besar sebelah. Gejala lain adalah sering merasa pegal pada punggung atau pinggang.

Penyakit scoliosis dapat dicegah dan ditangani dengan baik. RS Premier Bintaro sudah mengupayakan pengobatan scoliosis dengan peralatan yang mumpuni dan canggih. Tujuannya pengobatannya untuk menghentikan pertambahan kurva scoliosis, menjaga keseimbangan tulang belakang, mengurangi nyeri, dan melakukan koreksi scoliosis.

Tindakan yang dilakukan dokter di RS Premier Bintaro berupa observasi, orthosis, dan operasi. Untuk operasi sendiri khusus untuk sudut scoliosis yang melebihi 40 derajat. Jadi, deteksi dini memang diharuskan untuk mencegah scoliosis ini. Secara penampilan pun seketika akan membuat orang insecure, bukan?


Hospital Tour RS Premier Bintaro

Selain mendengarkan health talk yang 'bergizi' tentang scoliosis, aku juga berkesempatan hospital tour RS Premier Bintaro. Kapan lagi kan aku bisa berkeliling melihat fasilitas rumah sakit yang ada kawasan Bintaro, Tangerang Selatan ini.


RS Premier Bintaro terkenal dengan fasilitasnya yang mutakhir dan terkenal dengan keahliannya di bidang ortopedi. Perawaran ortopedi di rumah sakit ini ditangani secara menyeluruh dengan dukungan spesialis ortopedi, yaitu bedah tulang belakang, bedah pinggul dan lutut, bedah tangan, hingga bedah akibat cidera olahraga. Untuk pasien scoliosis sendiri juga ada penanganan khusus oleh tenaga ahli di RS Premier Bintaro. 

RS Premier Bintaro merupakan bagian dari Ramsay Health Care Group, Australia Group, yang merupakan rumah sakit swasta terbesar di Australia. RS Premier Bintaro sendiri mengusung konsep pelayanan "People Caring for People" yang bermakna untuk menjaga komitmen rumah sakit terhadap peningkatan kualitan layanan kesehatan bertaraf internasional dan pengembangan tenaga ahli secara konsisten.

Aku diajak berkeliling melihat ruang rawat inap pasien ortopedi dan persalinan. Ada kamar VIP dan premier yang memang cukup nyaman bagi pasien dan keluarga yang mendampingi. Bahkan kamarnya memiliki fasilitas setara apartemen dan hotel.



Rumah sakit yang hanya terdiri dari 1 bangunan berlantai 3 ini mampu memaksimalkan ruang-ruang layanan dalam 1 gedung. Di lantai dasarnya ada lobi yang nyaman, dan ruang semi terbuka di bagian belakang serta kantin. Ada IGD di bagian samping dan klinik-klinik seperti klinik anak, klinik untuk MCU Visa, dan klinik kulit estetika. Lantai dua dan tiga merupakan ruang tindakan laboratorium dan rawat inap. Di lantai 3 terdapat rooftop kecil yang memudahkan pasien untuk berjemur di teras rooftop tersebut. Bahkan ruang terbuka hijau ini dijadikan tempat berjemurnya pasien-pasien covid yang sedang dikarantina di rumah sakit ini.

Begitulah hospital tour dan health talk yang kuhadiri di RS Premier Bintaro. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang membaca artikel ini ya.


RS Premier Bintaro

Jl. Moh. Husni Thamrin No. 1, Pd. Jaya, kec. Pd. Aren, Tangerang Selatan


Komentar