Blog Archive

Tampilkan selengkapnya

Labels

Postingan Populer

Film Rompis, Puisi Roman Memaku di Hati

[Review] Nonton Drama Cina Falling Into Your Smile, Sebuah Impian Jadi Pemain e-Sports Internasional

Pesona Lampung dalam Lampung Festival Krakatau 2021

Langsung ke konten utama

Warung Ndoro, Cafe dengan Cita Rasa Khas Jawa di Tanjung Priuk

Entah angin apa yang membawaku sampai di Tanjung Priuk siang itu. Mencoba naik KRL dari Depok menuju Stasiun Kota, lalu menjajal pertama kali naik KRL tujuan Stasiun Tanjung Priuk. Tentu nggak sendiri. Aku bersama beberapa teman sesama content creator. KRL yang sepi dari Stasiun Kota melewati Ancol, lalu akhirnya berhenti di stasiun megah yang bernama Stasiun Tanjung Priuk. Sebagai pengguna KRL Jabodetabek, aku malu sendiri, baru 2 kali menginjakkan kaki di stasiun besar dengan atap tinggi ini. Bentuknya lebih mirip gudang penyimpanan barang-barang besar. Megah sekali di mataku. Berbeda nuansanya dengan bangunan Stasiun Kota yang memang cagar budaya peninggalan Belanda dengan tembok-tembok kokohnya.

Berada di Tanjung Priuk, kakiku terhenti. Lalu ke mana?

Menu masakan khas Jawa di Warung Ndoro

Stasiun Tanjung Priuk, Jakarta Utara

Ruang tunggu Stasiun Tanjung Priuk

Untungnya panas Jakarta Utara tidak terlalu garang. Aku dan teman-teman berjalan kaki santai keluar dari stasiun, melihat-lihat ada warung makan apa saja di sekitar sana yang menarik.

Warung Ndoro.

Tiba-tiba, aku terpaku pada cafe yang berada di persimpangan jalan di seberang Taman Lalu Lintas Gorontalo itu. Rupanya jalanan di sekitar stasiun didominasi oleh orang-orang Sulawesi. Ada beberapa warung makan dengan makanan khas timur Indonesia. Tapi ada satu cafe bercita rasa masakan Jawa yang nyempil di kejauhan. Namanya Warung Ndoro.

Warung Ndoro di dekat Stasiun Tanjung Priuk


Warung Ndoro

Mampirlah aku ke Warung Ndoro ini. Cafenya berupa ruko 3 lantai. 2 lantai indoor dan 1 lantai merupakan rooftop. Sebenarnya konsep cafe ini adalah tempat nongkrong sambil ngopi dan menyeduh Indomie atau menikmati roti bakar. Tapi Warung Ndoro punya menu andalan sesuai namanya. Menu makanan beratnya didominasi oleh menu-menu masakan khas Jawa.

Memasuki interior Warung Ndoro, nuansanya epik sekali dengan dekorasi serasa di rumah Ndoro atau rumah eyang. Ada ornamen-ornamen klasik di bagian tengah lantai 1. Ada ruangan ber-AC yang dikonsepkan sebagai ruang laundry dengan dekorasi mirip sekali dengan laundry area di rumah Ndoro. Menurutku konsep ini lucu. Jadi kita sebagai pengunjung diajak melihat-lihat rumah Ndoro yang klasik ini. Ya, kalau mau nyuci-nyuci sambil menyantap menu Ndoro boleh juga. *eh bercanda ya. Semua ornamen mesin cuci dan gantungan pakaian cuma pajangan aja.


Aneka dekorasi ruangan Warung Ndoro yang unik

Ruang no smoking di Warung Ndoro

Oke, lanjut ke menu masakan Warung Ndoro yang enak dan murah-meriah ini. Ada nasi rawon, asem-asem daging, mangut lele, mi nyemek, ayam bakar, nasi pecel, dan beberapa menu makan berat lainnya. Begitu aku melihat daftar menunya, aku langsung berpikir, Warung Ndoro ini benar-benar ingin mengangkat cita rasa masakan khas Jawa. Lalu, harganya juga di luar dugaan. Kisaran 13 ribu hingga 32 ribu rupiah.

Nasi rawon Warung Ndoro

Tahu pedas garam

Mangut lele dan asem-asem daging

Kamu harus coba mi nyemek, mangut lele, atau nasi rawonnya. Enak deh. Warung Ndoro pas banget buat mengisi perut siang-siang. Untuk menu minumannya juga beragam. Selain menu kopi dan teh, ada beberapa jus buah segar dan es teler yang tiada duanya. Es telernya segar sekali. Kamu harus coba. Menyeruput es teler di tengah teriknya Tanjung Priuk memang keputusan yang tepat. Lalu icip-icip roti bakar es krim dan tahu cabe garam ya. Itu menu camilan favoritku di Warung Ndoro.

Aneka menu minuman segar dan dessert Warung Ndoro

Roti bakar es krim

Inilah kisahku menjajal naik KRL ke Tanjung Priuk lalu makan siang di Warung Ndoro, cafe yang cukup jalan kaki dari stasiun. Rasanya puas makan siang di Warung Ndoro. Perut ini full dan hati semakin bahagia. Siapa bilang Tanjung Priuk itu wilayah yang sesak? Tidak di Warung Ndoro. Menyantap menu di Warung Ndoro serasa menyantap menu rumahan di rumah eyang. Bagi teman-temanku perantau dari Jawa, bisa banget sekali-kali mampir ke Warung Ndoro buat melepas kerinduan. 



Warung Ndoro

Jl. Gadang No.3 RT 5 RW 2, Sungai Bambu, Tanjung Priuk, Jakarta Utara

Harga menu: mulai dari Rp13.000,-



Komentar

  1. Jakarta kan panas ya mba, kalau makan es krim kayaknya enak banget deh hahahaa apalagi porsi es krimnya banyak :)

    BalasHapus
  2. Baru dengar Stasiun Tanjung Priok, padahal pernah naik KRL sampai ke Ancol lho, dan suasana stasiunnya eksotis banget ya. Klo dari stasiun ke makam mbah Priok jauh gak sih Num?

    BalasHapus
  3. aku bahkan belum pernah KRL-an ke tanjung priok.. rute KRL-an ku cuman tanah abang - serpong doang. hehe.. btw, warung ndoro ini estetik juga, mayan buat foto2 instagramable ya mba.. hehe.. menunya juga mayan lengkap ya mbaa..

    BalasHapus
  4. Wihhh makanannya menarik selera :D
    Jadi ngiler, dessertnya juga oke punya.
    Keren banget juga tempatnya unik, wajib mampir nih bagi yang pengen suasana lain di warung Ndoro :)

    BalasHapus
  5. Kalau di jawa yang namanya warung itu biasanya bangunannya sederhana begitu juga interiornya. Tapi warung yang ini cakep... makanannya juga kelihatan enak enak...

    BalasHapus
  6. Yihaaa, ini buat wong Jowo yg merantau ke Jakarta, trus kangen menu2 masakan khas Jawa, terwajiiibb mampir ke sini yak.

    menu2nya cihuyyy, ambience-nya juga kece banget euy!

    BalasHapus
  7. Kangen banget naik KRL. Pokoknya saya memang suka dengan kereta sejak dulu. Jadi pengen menjelajah lagi. Ngiler lihat menu di Warung Ndoro.

    BalasHapus
  8. walah enak yaaa mba, saya pas banget abis pulang kerja baca review warung ndoro dan foto-foto menunya ya ampun ngiler, enak nih cita rasa nusantara gini khas Jawa yaa

    BalasHapus
  9. Beneran nyaman pisan warung Ndoro ini, berasa di rumah sendiri, Hihii lucu ornamen2nya menggemaskan jadi pengen potret2 n posee ehh. Noted banget, tinggal jalan kaki dari statsiun Tanjung Priuk, mampir kelak kalo pas main2.

    BalasHapus
  10. Aku belum pernah ke kafe ini. Bisa nih sekali sekali berkunjung ke kafe yang tampak nyaman dan banyak pilihan makanannya juga

    BalasHapus
  11. Warung ndoro tempat nongkrong yang tidak bikin kantong jadi kosong

    BalasHapus
  12. Tanjung Ptiok dl t4 ansk bu da lahir lho. 1964 sd 1989 jd orang Priok. Dulu Terminal dll kumuh. Skrng pastinya sfh tertata rapih. Mau juga kapan2 nyicipin Mangut Lele di Warung Ndoro.

    BalasHapus
  13. Wah udah nyampai Tanjung priuk aja, dari dulu pengen naik KRL ke sana blm keturutan hehe
    Ternyata di area sana ada kafe menarik untuk dikunjungi ya?
    Desaininterironya lucu jg segala macam peabot jd hiasan hehe
    Makanaannya kyknya jg enak2 :D
    Moga pas bisa beneran naik KRL ke sana jalan2, bisa mampir

    BalasHapus
  14. Menunya khas jawa banget ya...tapi kalau panas siang hari bawaannya haus terus ya. aku lebih ngiler es krim roti bakanya dan aneka minuman yg berwarna itu. kelihatannya enak bgt tuh.

    BalasHapus
  15. Namanya pun menggambarkan bagaimana suasana dan menu di cafe Warung Ndoro yaa, kak..
    Aku suka banget, suasana vintagenya kuat sekali dengan dasain interior dan furniture yang mendukung.

    BalasHapus
  16. Meskipun buka Orang Jawa tapi saya suka makanan khas Jawa karena dari dulunya emang doyan makan yang manis2, hehe so kalau ada kesempatan jalan2 ke Tanjung Priuk maulah mampir di Warung Ndoro ini

    BalasHapus
  17. Suka sekali dengan suasana dan desain interior dari warung Ndoro di Tanjung Priuk ini. Makananya juga menggugah sekali. Aku belum pernah sih main sampai ke daerah Tanjung Priuk, tapi kalau ada kesempatan main ke sana mau coba juga deh mampir ke warung Ndoro

    BalasHapus
  18. Sebagai orang Sulawesi saya tertarik dengan kalimat ini, "jalanan di sekitar stasion didominasi oleh orang-orang Sulawesi." Apakah itu warungnya yang kebanyakan menu khas Sulawesi seperti Taman Lalu Lintas Gorontalo atau apa?
    Saya jadi penasaran deh. Semoga saat ke Jakarta nanti, saya bisa ke stasiun ini biar rasa penasaran saya terbayarkan.

    BalasHapus
  19. tempatnyaaa lucuuu mba dan yang pasti makanannya banya yang menggoda banget ya. Aku jadi pengen rawonnya deeeh

    BalasHapus
  20. Kayaknya bukan rumah eyang deh ituuu... berasa kita kayak bedinde yang lagi makan di rumah ndoro atau tuannya hehehee... Konsepnya unik deh kalau gitu ya. Kita jadi merasa dimulyakan makan di rumah sang juragan/ndoro. :))

    Itu kok rawonnya menggoda banget. Roti bakar es krimnya pun bikin ngiler deh. Kapan-kapan klo ke Jakarta ajakin ke sana ya Num.

    BalasHapus

Posting Komentar