Ke Bandung Cuma Rp12.000, Begini Caranya

Aku tidak menyangka video 1 menitku tentang "Ke Bandung Cuma Rp12.000" di Tiktok dan Instagram viral. Insight di Tiktok saat tulisan ini tayang mencapai 4,7 juta views dan di Instagram 2,2 juta views. Antara bangga, takjub, dan heran menjadi satu.

Berawal dari perjalananku dari Jakarta ke Bandung naik kereta api yang cuma Rp12.000, aku memang berniat berbagi dengan teman-teman di social media. Ternyata apresiasinya luar biasa, baik di Tiktok dan Instagram-ku. Rupanya banyak yang antusias dengan konten-konten tips jalan-jalan murah seperti ini. Terima kasih banyak teman-teman online-ku.


Video "Ke Bandung Rp12.000" Part 1


Video "Ke Bandung Rp12.000" Part 2


Jadi, di artikel blog ini, aku mau nulis detail tentang perjalananku ke Bandung saat itu. Banyak sekali yang bertanya di kolom komentar, apakah tarif itu benar atau hanya clickbait? Ada beberapa juga yang akhirnya mengikuti caraku buat ke Bandung dengan tarif Rp12.000. Aku cerita lebih lengkap di sini ya.

Aku pernah menulis tentang agendaku di Bandung sebelum ini. Bagi yang belum baca, klik link di bawah ini ya.

Baca ini: Terpilih Menjadi Smiling West Java Ambassador

Nah, karena ada agenda pelantikan Smiling West Java Ambassador di Gedung Sate Bandung, aku mencoba cara baru transportasi menuju Bandung.

Ceritanya berawal dari sini.

Aku ke Bandung bersama 2 orang teman lain, Ipul dan Kalena, 2 influencer dari Jabodetabek. Ipul punya ide untuk menjajal transportasi murah ke Bandung. Sebenarnya banyak sekali angkutan menuju Bandung, baik itu travel, bus, hingga kereta api. Kali ini, aku setuju dengan ajakan Ipul untuk mencoba cara baru, mudah, dan murah menuju Bandung. Disclaimer dulu, rute yang kutempuh ini khusus untuk orang yang suka backpakeran atau yang punya waktu luang ya. Aku nggak merekomendasikan buat teman-teman yang punya jadwal padat.

Aku tinggal di Depok, sementara 2 temanku ini tinggal di Bekasi. Kami pun janjian bertemu di Stasiun Cikarang. Kok jauh amat? Bukan Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir lho ya.

Aku naik commuter line dulu dari Stasiun Depok, lalu transit di Stasiun Manggarai untuk pindah peron. Aku naik commuter line dari Manggarai tujuan Stasiun Cikarang. Jam 10 pagi sampailah aku di Stasiun Cikarang. Di sini aku nggak menghitung tarif perjalanan naik KRL ke Stasiun Cikarang ya karena rute masing-masing tentu berbeda. Mungkin ada teman-teman yang berangkat dari Bogor, Tangerang, Tanjung Priok, atau dari Bekasi sendiri. Jadi aku nggak mention tarif KRL-nya. Tarifnya bisa disesuaikan dari tempat asal teman-teman.

Aku akan naik kereta api lokal rute Cikarang-Purwakarta. Namanya KA Lokal Walahar Ekspres. Aku sudah memesan tiketnya melalui aplikasi KAI Access dengan tarif hanya Rp4.000. KA Lokal Walahar Ekspres ini ada 5 kali perjalanan dalam 1 hari. Aku dan Ipul naik KA Lokal pukul 11.20, untuk menyesuaikan waktu dengan kereta lanjutan dari Purwakarta ke Bandung. Sementara Kalena menyusul dengan kereta yang sama pukul 13.05. Kami bertemu di Stasiun Purwakarta. Perjalanan dari Cikarang ke Purwakarta menghabiskan waktu lebih kurang 2 jam.

Sembari menunggu Kalena, aku pun menunggu di sekitar Stasiun Purwakarta. Bikin konten dulu, menyelesaikan beberapa pekerjaan dulu, dan jajan-jajan dulu karena aku lupa bawa bekal dari rumah. Kalau mau bawa bekal, asyik banget sih. Malah semakin hemat. Sebenarnya tujuanku berlama-lama transit di Stasiun Purwakarta adalah karena ingin mengunjungi beberapa lokasi wisata di sekitar stasiun. Salah satunya Museum Bale Panyawangan Purwakarta. Tapi, sayang sekali museum sedang tutup. Gagal deh tamasya di Purwakrtanya.

Aku memutuskan untuk duduk di kafe sebelah stasiun. Kafe Stasiun Kopi namanya. Kafe ini merupakan kafe yang otentik dengan memugar bangunan lama. Tempat duduknya pun nyaman.



Keretaku selanjutnya pukul 16.15. Lumayan lama juga aku transit ya sembari menunggu Kalena. Dia sampai pukul 15.08. Jadi dia hanya transit lebih-kurang 1 jam. Idealnya buat teman-teman, bisa pilih jadwal KA Lokal Walahar Ekspres pukul 1 siang ya dari Stasiun Cikarang.

10 menit sebelum check in, kami berjalan ke stasiun. Tiket memang sudah 1 paket kupesan lewat KAI Access. Jadi di counter check in, aku tinggal scan QR Code. Nggak perlu cetak boarding pass lagi. Aku naik KA Lokal Garut-Cibatuan rute Purwakarta-Garut. Tapi jangan bablas sampai ke Garut ya. Ingat tujuan awal perjalanan ini. Tarif menuju Stasiun Bandung adalah Rp8.000. Durasi perjalanan juga lebih kurang 2 jam.

Dari 2 kereta yang kunaiki, tidak ada nomor bangkunya. Jadi jangan heran ya, bukan berarti kamu nggak kebagian bangku di kereta. Tentu tiket dijual sesuai kapasitas kereta api. Mungkin karena ini KA Lokal, kita bisa memilih bangku ternyaman. Jadi kalau bisa datang lebih awal, biar bisa duduk di kereta dan bangku yang diinginkan. Keretanya berupa kereta kelas ekonomi.


Aku sampai di Stasiun Bandung pukul 18.57. Sudah malam aja ya. Aku mampir ke Loko Cafe yang ada di stasiun. Ini kafe langgananku kalau sedang di Stasiun Bandung. Kami makan malam dulu di sana karena Bandung diguyur hujan. Lumayan, bisa menunggu di cafe sejenak sebelum menuju hotel.

Begitulah kisahku ke Bandung dengan tarif Rp12.000.


Video Tiktok "Ke Bandung Rp12.000" Part 1

@sansadhia Ke Bandung cuma Rp12.000??? #commuterline #kaicommuter #bandung ♬ original sound - Sansadhia


 Video Tiktok "Ke Bandung Rp12.000" Part 2

@sansadhia Ke Bandung cuma Rp12.000? Part 2!!! Ini lanjutan video trip ke Bandung yang cuma menghabiskan tarif Rp12.000. Terima kasih yang sudah mengapresiasi video part 1 ku. Semoga info ini bermanfaat ☺️ #KAICommuter #bandung #kalokal #fypシ #commuterline ♬ original sound - Sansadhia
Di social media, banyak teman-teman yang komen, banyakan jajannya. Jadi uang yang keluar juga besar. Ya, itu sebenarnya pilihan saja ya teman-teman. Aku hanya share alternatif perjalanan ke Bandung dengan tarif semurah ini. Jangan dihitung jajannya berapa karena teman-teman bisa membawa bekal atau jajan yang murah di pinggir jalan. Pokoknya backpacker-an banget.

Lalu ada pula yang komentar, naik KA Cikuray dari Stasiun Pasar Senen sampai Bandung cuma Rp45.000, tanpa transit, lebih cepat, dan nggak perlu banyak jajan. Itu balik lagi ke disclaimer-ku sebelumnya, bahwa perjalanan yang ku-share ini khusus untuk teman-teman yang lagi santai. Aku juga jadi punya pengalaman baru dengan metode perjalanan ini. Aku bisa berjalan-jalan sebentar di Purwakarta sambil menunggu jadwal kereta api berikutnya. Yang penting dalam sebuah perjalanan bukan destinasinya, tapi pengalaman di jalannya.

Komentar

Popular Posts